Empat Remaja Putri Terjaring Razia Malam saat PSBB Hari ke 4

SURABAYA (Suarapubliknews) – Empat orang remaja putri diamankan jajaran Kecamatan Benowo Surabaya saat menggelar razia gabungan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari keempat pada Jum’at, (01/05/2020) malam. Keempat remaja di bawah umur itu pun langsung diamankan dan dilakukan pendataan.

“Langsung diserahkan di Kantor Satpol PP, ada 4 (anak). Yang tiga orang itu dirazia saat kerja di tempat biliar, dan yang 1 orang terjaring sedang nongkrong di warung kopi,” kata Camat Benowo Surabaya, Muslich Hariadi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (2/05/2020).

Dari hasil pendataan, Muslich mengungkapkan, keempat remaja putri itu diketahui masih di bawah umur. Selain itu, tiga orang di antara mereka juga mengaku berasal dari luar wilayah Jawa Timur.

“Dari luar kota ini kan juga rawan kan, makanya kita bawa ke Mako Satpol PP, nanti biar disondingkan ke Dinkes (Dinas Kesehatan) untuk diperiksa, karena ini kan masih masa PSBB,” ujar Muslich.

Di samping itu, kata Muslich, ketiga remaja di bawah umur itu bekerja di tempat biliar hingga malam hari. Padahal, saat Bulan Ramadan seluruh tempat hiburan diwajibkan untuk tutup. Karenanya, pihaknya langsung melakukan penutupan lokasi itu.

“Waktu razia pukul 22.00 wib, saat itu kondisi tempat biliar itu ramai. Langsung kita minta untuk pulang pengunjung, segera menyelesaikan transaksi agar para pengunjung pulang,” terangnya.

Namun, Muslich menyatakan, saat dilakukan pendataan, ketiga remaja putri itu tidak bisa menunjukkan identitas apapun. Alhasil, pihaknya pun langsung mengamankan mereka ke Mako Satpol PP Surabaya agar ditindaklanjut.

“Tiga perempuan yang bekerja itu kita bawa, karena tidak bisa menunjukkan identitas ketiganya itu, dan ternyata usianya di bawah umur semua,” tutupnya. (q cox, and)

Reply