Gandeng Acaraki, Four Points Pakuwon Indah Kenalkan Jamu Kekinian

SURABAYA (Suarapubliknews) – Jamu sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia mengalami evolusi seiring berkembangnya jaman. Ditengah pandemic covid 19 jamu kembali mendapat perhatian bahkan dicari sebagai minuman herbal yang dipercaya meningkatkan imun tubuh.

Complex Director of Food and Beverages Four Points by Sheraton Surabaya, Pakuwon Indah dan The Westin Surabaya Rizal Afandi mengatakan Djaman Doeloe Resto memiliki visi dan misi untuk melestarikan budaya Indonesia.

Melalui Perjamuan Nusantara, acara yang bertepatan dengan hotel anniversary Four Points by Sheraton Surabaya, Pakuwon Indah yang kedua, pihaknya mengundang Acaraki Jamu dari Jakarta untuk mengambil alih bar mereka dalam acara tersebut.

“Misi kami dalam melestarikan budaya dan kuliner Indonesia selaras, sehingga kami memiliki semangat yang sama dalam acara ini. Bedanya, mereka dengan jamu nya, kalau Djaman Doeloe Resto & Bar dari kreasi makanan dan ambiance keseluruhan dari restorannya,” katanya.

Acaraki Jamu dipilih bukan hanya karena produk, kemasan dan prosesnya yang unik, tetapi mereka juga memiliki story yang kuat dalam menyajikan setiap hidangan jamunya. Selain itu Acaraki juga mengenalkan jamu dengan kemasan modern yang unik supaya bisa menjangkau lebih banyak kalangan termasuk anak muda.

Salah satu menu yang menjadi menu favorit adalah Golden Sparkling yang terbuat dari kunyit asam yang di racik dengan mengunakan Flair Espresso Maker dan ditambah dengan Sparkling Water yang menyegarkan.

Beras Kencur juga menjadi salah satu ikon yang wajib di coba. Dengan teknik V60 modern membuat beras kencur memiliki tekstur yang ringan dan tambahan kental manis serta krimmer membuat rasa yang unik saat mencobanya.

Berlokasi di Lantai M3 di Four Points by Sheraton Surabaya, Pakuwon Indah, Djaman Doeloe Resto and Bar menawarkan suasana Indonesia yang kental dengan konsep zaman dulu. Beragam ornamen tradisional Indonesia dapat ditemukan di restoran ini, mulai dari ornamen gerobak, alu, dan wayang.

Semua pegawai di restoran juga mengenakan seragam tradisional Indonesia seperti kebaya dan lurik, lengkap dengan staff yang memukul ‘kentongan’ dan meneriakkan menu spesial hari itu di jam sarapan pagi.

Adapun menu buffet yang disajikan di ‘Perjamuan Nusantara’ oleh Djaman Doeloe Resto & Bar merupakan kreasi dari Head Chef Djaman Doeloe Resto & Bar, Chef Lukman Santoso. Salah satu highlight menu-nya adalah Nasi Boranan Lamongan, yaitu Nasi Jagung dengan Ayam Kare, Urap Urap, Telur Bali, Botok Tahu Teri. (q cox, tama dinie)

Reply