Gelar Pemilihan Putra Putri Batik 2019, Disbudpar Kediri Jaring 76 Peserta

KEDIRI (Suarapubliknews) – Ajang pemilihan Putra Putri Batik Kabupaten Kediri tahun 2019 kembali digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri di Ruang Jayabaya Pemkab Kediri.

Penyelenggaraan event yang turut mengangkat potensi batik Kabupaten Kediri ini melibatkan Paguyuban Duta Wisata Inu Kirana, yang turut melakukan seleksi kepada 76 peserta.

Terdapat tiga dewan juri yang berkompeten di bidangnya dari paguyuban Duta Wisata Inu Kirana Kabupaten Kediri, yakni Kirana Retno yang merupakan Wakil 1 Kirana Kabupaten Kediri 2011 dan menjadi juara 1 pada ajang pemilihan Raka –Raki Jawa Timur 2012.

Kemudian Inu Rizal yang merupakan juara Duta Pemuda Provinsi Jawa Timur, dan Inu Dhimas yang merupakan perwakilan Raka-Raki Jawa Timur yang juga sebagai ketua pelaksana pemilihan Putra dan Putri Batik Kabupaten Kediri 2019.

Para peserta seleksi akan mengikuti serangkaian audisi dengan kategori penilaian yaitu public speaking, pengetahuan batik, catwalk dan kepribadian. Dan dari 76 peserta ini, nantinya akan dipilih 10 pasang putra dan putri batik untuk menuju ke tahap pembekalan.

Mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Kediri, Kabid Pemasaran Lilik Sugiharti, SH. MM menyampaikan, melalui ajang ini diharapkan dapat menjaring putra-putri daerah terbaik.

“Mereka nanti bertugas saat Pemkab Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan, baik di lingkup Kabupaten Kediri, provinsi maupun pusat,” jelasnya (29/6).

Sementara itu, Indah Inayati salah satu peserta menyampaikan rasa senangnya bisa mengikuti acara ini dan terpilih menjadi finalis.

“Setelah ini saya akan berkontribusi secara maksimal untuk mempromosikan dan memperkenalkan batik pada kalangan luas. Tidak hanya makanan atau minuman, batik pun bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Kediri.

Untuk grand final rencananya akan diselenggarakan tanggal 12 Juli 2019 pada pagelaran Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul. (q cox, Iwan)

Reply