Gelar Reses di Medokan Semampir, Arif Fathoni Desak Pemkot Surabaya Realisasikan PJU

SURABAYA (Suarapubliknews) – Arif Fathoni anggota Komisi A DPRD Surabaya menuai keluhan warga soal realisasi Penerangan jalan Umum (PJU) saat melakukan kegiatan reses di wilayah Medokan Semampir Surabaya.

Kepada awak media, Arif Fathoni mengatakan jika sebenarnya banyak permasalahan yang disampaikan warga, namun mayoritas mengeluhkan soal belum terealisasinya PJU yang merupakan salah satu usulan hasil Musrenbang tahun 2016.

“Proses pemerataan pembangunan di kota Surabaya sangat lambat. Masyarakat itu sudah mangajukan ke Musrembang namun belum juga terealisasi. PJU ini kebutuhan mendasar,” ungkap Arif Fathoni di Kantor DPRD Kota Surabaya. Selasa (04/02/2020)

Menurut dia, membangun Surabaya tidak hanya sekedar mempercantik wilayah di tengah kota, karena pemerataan pembangunan juga harus dilakukan ke pinggiran dan perkampungan. “Masih banyak kampung-kampung belum ada PJU,” katanya.

Untuk itu, politisi Golkar ini mendorong Pemkot Surabaya untuk segera merealisasikan kebutuh masyarakat tersebut, karena telah dianggarkan di APBD senilai 30 Miliar.

“Anggaran sudah ada, kita pertanyakan kenapa Pemkot belum bisa merealisasikan. Apakah ini ada permasalahan lelang atau ada penurunan kinerja Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau ( DKRTH) Surabaya,” katanya.

Ketua Frkasi Golkar DPRD Surabaya ini menegaskan jika seluruh hasil reses akan menjadi pokok bahasan di Fraksi nya, yang kemudian diteruskan ke komisi yang membidangi.

“Kalau kita kampanyekan Surabaya sebagai Smart City nanti kita ditertawakan daerah-daerah lain, karena yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat seperti PJU saja belum terpenuhi,” pungkasnya. (q cox)

Reply