Gerakkan Program ‘1 Desa 1 Masjid’ di Tanah Bumbu, Bupati Zairullah Azhar Gelar Rapat Monev

BATULICIN (Suarapubliknews) – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar memimpin rapat terkait Program Satu Desa Satu Masjid. Rapat dihadiri Sekda H Ambo Sakka, Asisten, Staf Ahli, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), dan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) di Ruang Rapat Kantor Bupati di Batulicin, Jumat (21/10/2022).

“Rapat hari ini membahas rencana SKPD turun ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program satu desa satu masjid yang diluncurkan sejak Juli 2022,” kata Bupati.

Rencananya monev oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut dilakukan mulai Senin 24 Oktober 2022 dengan mengunjungi masjid-masjid yang menjadi binaan SKPD.

Bupati berharap program menyemarakan masjid dengan kegiatan keagamaan didalamnya itu berjalan dengan baik sehingga yang menjadi target pemerintah daerah untuk mewujudkan peradaban masyarakat yang sukses dan mulia terlaksana dengan baik.

“Peradaban masyarakat yang sukses dan mulia adalah peradaban ekonomi, sosial, dan politik yang tujuannya untuk mendapatkan ridho dan cinta Allah SWT,” ungkap Zairullah.

Sementara itu, Sekda H Ambo Sakka menambahkan, bahwa monev satu desa satu masjid untuk mengetahui sejauh mana perkembangan program tersebut.

Nantinya, SKPD yang turun ke lapangan melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti jumlah santri yang bermalam di masjid, kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di masjid oleh anak-anak dan masyarakat setempat, serta persoalan yang dihadapi dalam implementasi program satu desa satu masjid.

“Hasil monev SKPD nanti menjadi bahan evaluasi lanjutan pemerintah daerah terhadap program Satu Desa Satu Masjid,” pungkasnya.

Untuk diketahui, program satu desa satu masjid dilaksanakan secara menyeluruh di Kabupaten Tanah Bumbu. Sedikitnya ada 171 Desa di 12 Kecamatan yang melaksanakan program menyemarakkan masjid di Bumi Bersujud. (q cox, Imran )

Reply