Grand Mercure Surabaya City dan Mercure Surabaya Manyar Salurkan 1000 Paket Sembako

SURABAYA (Suarapubliknews) – Grand Mercure Surabaya City dan Mercure Surabaya Manyar memberikan bantuan sembako sebanyak seribu paket melalui Kodam V/Brawijaya dalam Program Bhakti Sosial Dampak Covid-19.

Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan. Ia mengatakan untuk pendistribusian sembako nantinya akan dilakukan di wilayah Surabaya Raya, Madura Raya hingga Kota/Kabupaten yang dinilai sangat terdampak dengan adanya pandemi.

“Dari seribu ini, 500 paket kita alokasikan ke Surabaya Raya dan Madura Raya, yang 500 akan didistribusikan oleh Kodam. Mungkin bisa di jajaran Korem 081 Madiun, 082 Mojokerto atau mungkin di jajaran Korem 083 Malang,” katanya saat penyerahan bantuan yang dilakukan secara simbolis di Gedung Balai Prajurit, Makodam V/Brawijaya.

Cluster General Manager dari kedua hotel Eksi Ayuningtyas mengatakan pihaknya juga melaksanakan bhakti sosial di Jogjakarta dengan berkolaborasi di acara Baksos KSAD  Kepala Staf Angkatan Darat Bapak, Jendral TNI Andika Perkasa beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa serta didukung pula oleh ACT, Group AccorHotels di Jogjakarta dan Jawa Tengah.

Disana disalurkan paket peralatan tulis sekolah berasal dari group accorhotels di jogja dan jawa tengah juga memberikan 700 box paket makan siang dari produk franchise makanan terkenal yang diserahkan langsung oleh Senior Vice President Operation dan Government Relations Accor Indonesia Malaysia – Adi Satria di Makorem 072 Pamungkas Jogjakarta.

“Kami merasa beruntung dan senang diberi kesempatan ber kolaborasi melaksanakan kegiatan bhakti sosial bersama Kodam, dengan begitu pula kami mempercayakan sepenuhnya penditribusian sembako tersebut kepada Kodam,” katanya.

Menurutnya untuk kriteria penerima sembako, memang diperuntukkan pada orang terdampak Covid, yaitu salah satu keluarga yang meninggal (akibat Covid-19), termasuk orang-orang yang terdampak adanya PPKM dimana mereka tidak bisa mencari nafkah seperti selayaknya sebelum terjadinya wabah Covid-19 atau sebelum adanya PPKM. (q cox, tama dinie)

Reply