Gubernur Khofifah: Atlet Juga Patriot Bangsa, Mampu Kibarkan Bendera Merah Putih di Ajang Internasional

SURABAYA (Suarapubliknews) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan bonus bagi atlet berprestasi yang berhasil membawa harum nama Jawa Timur dan Indonesia di ajang nasional maupun internasional, saat upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2022 di Monumen Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Kamis (10/11).

Menurut Gubernur Khofifah, para atlet yang mendapatkan bonus hari ini merupakan para patriot bangsa karena telah berhasil membawa harum nama Indonesia di kancah internasional. “Bahkan  berkat prestasi yang mereka capai  Bendera Merah Putih dapat berkibar di ajang-ajang internasional. Mereka sesungguhnya juga pahlawan karena merekalah patriot yang berjuang di medan laga olahraga untuk membawa harum nama Indonesia,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov Jatim melalui Dispora telah menganggarkan bonus untuk 693 orang bagi mereka yang berprestasi di PON XX Papua Tahun 2021, SEA GAMES XXXI Tahun 2021 Vietnam, Asean Para Games Tahun 2022 di Solo, dan PEPARNAS Papua Tahun 2021. Bonus itu diberikan untuk atlet, pelatih, manajer, dan mekanik.

Untuk itu, dalam momen peringatan Upacara Hari Pahlawan ini, Gubernur Khofifah menyerahkan bonus secara simbolis kepada sembilan atlet berprestasi dari Jatim. Adapun kesembilan atlet penerima bonus secara simbolis tersebut terdiri dari tiga atlet berprestasi di ajang PON XX Papua Tahun 2021. Yaitu pada Gladis Lariesa Garina dari Cabor loncat indah yang berhasil  meraih tiga medali emas. Untuk itu oleh Gubernur Khofifah ia berikan bonus sebesar Rp 750.000.000,-.

Selain itu bonus secara simbolis sebesar Rp 430.000.000,- diberikan pada Dwi Samsul Arifin dari Cabor Senam artistik yang berhasil meraih 1 emas, 1 perak, 1 perak beregu. Dan terakhir bonus juga diberikan pada atlet peraih 1 medali emas yaitu Rachmad Jadi Wijaya dari Cabor Gulat sebesar Rp 250.000.000.

Kedua, Gubernur Khofifah juga memberikan bonus pada para atlet peraih prestasi gemilang di ajang SEA GAMES XXXI Tahun 2021 Vietnam. Yaitu Andy Ardiansyah dari Cabor Pelatih voly pantai dengan prestasi 1 emas beregu 2-3 orang, ia diberi bonus senilai Rp 70.000.000,-.

Ketiga, untuk ajang Asean Para Games Tahun 2022 di Solo. Bonus sebesar Rp 355.000.000,- diberikan Gubernur Khofifah pada Maulana Rifky Yofianda Cabor Renang atas prestasi yang telah ia raih yaitu 3 medali emas dan 2 emas beregu. Serta juga diberikan pada Nanda Mei Sholihah dari Cabor Atletik peraih 3 emas dan 1 emas beregu dengan bonus sebesar Rp 290.000.000,-.

Keempat, untuk para atlet berprestasi di ajang PEPARNAS Papua Tahun 2021. Bonus diberikan pada Ryan Dyarta Cabor Atletik peraih 3 medali emas dengan bonus sebesar Rp 750.000.000.-. Kemudian juga diberikan pada Rachmad Yusuf dari Cabor Atletik peraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu dengan bonus sebesar Rp 410.000.000,-. Dan Muhlis dari Cabor catur dengan prestasi 1 medali perak, 1 perunggu dan 2 perunggu beregu dengan bonus sebesar Rp 340.000.000.

Usai penyerahan bonus, Gubernur Khofifah kembali menyebut bahwa para atlet adalah patriot bangsa. Hal itu ia kutip dari lirik Mars Patriot Olahraga yakni Kami ini patriot olahraga, Gigih dalam berjuang di medan laga, Berbakti untuk Indonesia, Kesetiaan adalah kebanggaanku, Disiplin satu-satunya napasku, Demi jayanya sang merah putih, Kehormatan adalah segalanya.

“Gemertak tulang mendidih darahku. Semangat berapi membakar batinku. Tuhan adalah kekuatanku Setiap kuhadapi lawanku. Biar mata dunia memandang Indonesia. Kita dahsyat dan perkasa. Tapi untuk Jawa Timur, biar mata memandang Jawa Timur. Kita dahsyat dan perkasa,” ujarnya.

Selain bonus bagi para atlet, dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah turut memberikan penghargaan Jer Basuki Mawa Beya. Berdasarkan Keputusan Guebrnur Jatim Nomor 188/809/KPTS/013/2022 terdapat 13 orang penerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori Perak dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan Provinsi Jawa Timur Tahun 2022.

Para penerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori Perak yakni pertama, H. M. Arum Sabil (Ketua Kwartir Daerah Pramuka Jawa Timur) Atas kontribusinya dalam penanganan bencana alam erupsi gunung semeru dan di Kupang NTT berupa bantuan materi maupun non materi, Membantu pemerintah dalam upaya mensukseskan vaksinasi covid 19 dan Menginisiasi Program Pramuka Produktif khususnya dalam bidang pertanian, peternakan dan perkebunan.

Kedua, Dr. Alwi, M. Hum (Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur). Atas dedikasinya membangun jejaring untuk mempercepat penjangkauan penanganan PPKS melalui Jatim Sosial Care. Ketiga, Dwi Satriyo Annurogo (Direktur Utama PT. Petrokimia Gresik). Atas kontribusinya dalam memberikan bantuan tabung oksigen secara gratis.

Keempat, Arief Harsono (Direktur Utama PT. Samator Gas Industri). Atas kontribusinya dalam pemenuhan Oksigen Medis di Indonesia. Kelima, Adikin Basirun, SE (Direktur Utama PT. Molindo). Atas kontribusinya memberikan Bantuan Ethanol 70%, Masker N95, Hand Glove, Pembagian Hand Sanitizer.

Keenam, H.M. Supriyono (Direktur PT. Putrateja Sempurna). Ketujuh, Mandeep Singh (Direktur PT. Eratex Djaja). Keduanya Pelaku Industri Textile yang telah berkontribusi aktif berupa penyediaan Alat Pelindung Diri selama masa pandemi Covid 19 di Jawa Timur.

Kedelapan, Nursoleh, S.Sos (Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Provinsi Jawa Timur. Atas penghargaannya pada tingkat nasional sebagai TKSK yang berprestasi dalam penanganan covid 19 tahun 2020. Kesembilan, Twiadi, S.Ag (Koordinator Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Atas penghargaannya sebagai TAGANA berprestasi tingkat nasional

Kesepuluh, Agus Maimun (Ketua Karang Taruna Jawa Timur). Atas penghargaannya sebagai terbaik ke 3 Karang Taruna berprestasi dalam rangka penanganan covid 19  tingkat nasional. Kesebelas, Dr. Arman Linda, SH, MH (Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat). Atas penghargaannya peraih terbaik ke 5 Pekerja Sosial Masyarakat Tingkat Nasional dalam rangka penanganan covid 19 di Jawa Timur.

Kedua belas, Ir. H. Erlangga Satriagung.  Tokoh yang berperan aktif dalam bidang olahraga sehingga menjadikan Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu provinsi yang disegani dalam kancah prestasi nasional dan internasional.

Ketiga belas, Drs. Muhammad Nabil, M.Si (Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Jawa Timur Periode 2022 – 2026). Tokoh yang sangat peduli kepada para atlet di Jawa Timur terutama terhadap peningkatan prestasi atlet baik tingkat nasional maupun internasional.

Kepada para penerima penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Emas ini, Khofifah menyampaikan terimakasih atas dedikasinya untuk masyarakat, Bangsa dan Negara. Dimana mereka telah menjadi contoh dalam memberikan kemauan dan komitmen untuk memberi yang terbaik untuk masyarakat bangsa dan negara.

Bagaimana kesalehan sosial, solidaritas sosial dan semangat untuk menjadi volunteer. Semangat kerelawanan di Jawa Timur ini luar biasa. Seperti TKSK, mereka inilah yang sangat support ketika terjadi persoalan-persoalan sosial di lingkup paling bawah.

“Kemudian juga karang taruna itu sesungguhnya bagaimana semangat perlawanan, pengorbanan dari para relawan yang tumbuh sangat kuat di Jawa Timur ini harus di diseminasikan antara lain dengan edukasi. Maka tadi saya sampaikan seperti Mars patriot, berarti jiwa patriotisme itu ada pada diri semua warga Jawa Timur,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah turut menyerahkan berbagai penghargaan lainnya yakni penghargaan untuk Desa Wisata Keris Aeng Tong-Tong Kab. Sumenep sebagai Desa Wisata Cerdas Mandiri Sejahtera. Serta penghargaan bagi lomba cerdas cermat Kebangsaan SMA/SMK/MA se-Jawa Timur. (Q cox, tama dini)

Reply