Gubernur Khofifah: Keseimbangan Ekonomi dan Kesehatan Harus Dijaga

LUMAJANG (Suarapubliknews) – Keseimbangan ekonomi dan kesehatan harus dijaga. Dirinya menegaskan, bahwa pemulihan ekonomi juga harus diperhatikan disela upaya masif pengendalian dan  pencegahan Covid-19.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seusai gowes bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wabup Lumajang Indah Amperawati serta survivor Codid 19. “Harapannya adalah bagaimana kita bisa menyeiringkan antara pergerakan ekonomi dan pengendalian covid19,” katanya.

Oleh sebab itu, edukasi penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan. Di sisi lain, yang juga penting sekali yaitu mengintegrasikan data dan menginfentarisir lahan-lahan produktif di Lumajang agar dapat mendongkrak perekonomian Lumajang yang sempat lesu akibat terjangan Covid-19. Selain itu support dari bank Jatim juga sangat diharapkan bisa membantu pemulihan ekonomi di Jawa Timur maka Dirut Bank Jatim juga ikut dalam tim kunker.

“Misalnya  kita bisa mendapatkan rekonfirmasi dari pak bupati untuk HGU-HGU yang kurang produktif ini akan menjadi bagian yang juga ikut diinfentarisir selain itu juga adalah bidang-bidang tanah yang belum tersertifikasi lalu terintegrasinya data itu menurut saya sesuatu yang sangat penting. Harapan kami adalah pelaku-pelaku UMKM mungkin juga pelaku di sektor agro, wisata, perdagangan dan seterusnya mereka akan ketemu format bagaiamana akses  perkreditan yang ada di bank Jatim  dan bank UMKM Jatim dalam skema PEN atau Pemulihan Ekonomi Nasional,” harap Khofifah.

Pada kunjungan kerja ke Kabupaten Lumajang kali ini, Gubernur Khofifah juga berkesempatan menyalurkan bantuan sembako dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Jatim Puspa senilai Rp 835.875 000,00 untuk 7 desa di 2 Kecamatan. Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan BKK Bumdes senilai Rp 200.000.000,00 untuk 4 Bumdes yang masing-masing menerima BKK sebesar Rp 50.000.000,00.

Gubernur yang pernah menjabat sebagai menteri sosial ini juga menyerahkan bantuan BLT-DD dan Pendamping desa. Kemudian bantuan juga diberikan kepada penerima subsidi upah untuk 5 orang. Selain itu,  Gubernur Khofifah juga menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 263.337.198,00 untuk 3 penerima manfaat yang diserahkan kepada ahli warisnya.

Pada kesempatan yang sama Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menyerahkan sertifikat hak milik atas tanah kepada 10 penerima. Dengan rincian 2 untuk instansi yaitu Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kementerian agama yang berkududukan di Kabupaten Lumajang, untuk 2 perkumpulan NU dan 6 perseorangan.

Selain itu,  juga dilakukan penyerahan Dana Bergulir (Dagulir) dari Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Jatim untuk senilai Rp 1,1 Milyar. Dagulir tersebut diberikan kepada 3 Koperasi dan 5 perseorangan di Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Gubernur Jatim terhadap penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di Kabupaten Lumajang.

“Saya terimakasih kepada ibu gubernur yang memfasilitasi kami sebagaimana disampaikan oleh ibu Gubernur tadi, yang pasti bahwa Kabupaten Lumajang yang produktifitas pertaniannya cukup signifikan itu harus disupport, itu oleh siapa ya oleh kami Pemerintah yang dibantu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, nah bidang teknisnya nanti ada bank Jatim sebagai teman modalnya dan BPN sebagai legalitas dan penguatan tanah,” urainya. (q cox, tama dinie)

Reply