Gubernur Khofifah: Media Online Dapat Memperkuat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital di Jatim

SURABAYA (Suarapubliknews) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap media online dapat menjadi penguatan ekonomi kreatif Jawa Timur. Sebab, di tengah era transformasi digital sekarang ini, penyampaian informasi harus disampaikan secara tepat dan cepat.

“Hari ini, transformasi digital di semua sektor dan sendi-sendi kehidupan adalah sebuah keniscayaan. Maka, sebetulnya sektor informatika termasuk di dalamnya, adalah bagaimana media-media online seperti Ngopibareng.id akan menjadi bagian untuk bisa mentransfer sangat banyak hal,” ucapnya saat menghadiri soft launching Cafe Ngopibareng Baradjawa, Selasa (21/6).

Media on line seyogyanya memang  menjadi satu kesatuan dengan segmen-segmen ekonomi kreatif lainnya sehingga kemudian berbagai informasi terkait dengan kebutuhan ekonomi kreatif di seluruh area akan bisa terkoneksi.

Menurut Gubernur Khofifah, penguatan media online akan ekonomi kreatif menjadi sangat penting. Ia mengingatkan prediksi pendiri Alibaba, Jack Ma, yang mengatakan bahwa 99% perekonomian UMKM  dunia pada 2030 akan dilakukan secara online.

“Dari 99% itu, 85% adalah e-commerce. Sementara 80% backbone perekonomian dunia pada tahun 2030 diprediksi ada pada UMKM. Kita akan menjadi bagian yang ikut memberikan penguatan format-format seperti itu,” terangnya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah mengapresiasi inovasi-inovasi yang dilakukan oleh berbagai media on line khususnya  Ngopibareng.id. seperti pendirian lini bisnis event and communication, data monitoring media, serta Cafe Ngopibareng Baradjawa. “Ini sudah sejalan dengan apa yang disebutkan oleh Jack Ma,” ujarnya.

Tak hanya itu, media online dan berbagai inovasinya kelak menjadi wadah bagi talenta-talenta muda dalam mengembangkan kreativitas dalam ekonomi. Ia mengajak salah satu yang bisa dilakukan untuk semakin memaksimalkan ekonomi kreatif bagi millenial adalah berkolaborasi dengan pemerintah. Ia mencontohkan, Millenial Job Centre (MJC) besutan Pemprov Jatim yang mendukung perekonomian kreatif bagi anak-anak millenial Jatim.

“Millenial Job Center kalau disinergikan dengan  berbagai media on line akan sangat luar biasa sekali. Dengan begitu, media on line dapat menjadi pintu masuk dari penguatan ekonomi kreatif, utamanya untuk para milenial, di Jawa Timur,” tuturnya.

Di akhir, Gbernur Khofifah kembali mengucapkan selamat atas 4 tahun berjalannya media online Ngopibareng.id. Ia berharap, agar media ini bukan hanya menjangkau daerah tapi juga nasional dan internasional.

“Selamat ulang tahun. Keren sekali Ngopibareng ini karena nyari hari yang bersamaan dengan hari lahirnya Presiden Jokowi. Ini bisa keramat dan resonansinya insya Allah nasional dan internasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang juga hadir mengatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari membangun suasana kekeluargaan di Jatim. Yang berarti, komunikasi menjadi kunci utama dalam segala hal.

“Intinya, ini adalah bagian dari membangun keluarga di Jawa Timur dengan suasana yang santai dan rileks. Artinya, masalah besar itu bisa jadi kecil kalau komunikasi kita lancar dan begitu sebaliknya,” ucapnya.

Salah satu supaya bisa santai adalah ngopi bareng. “Apalagi sama gubernurnya yang namanya juga Khofi, hampir menyerempet kopi. Jadi sebenarnya Bu Khofifah dengan Ngopibareng ini memang sudah cocok sekali,” candanya disambut gelak tawa para undangan lainnya.

Sebagai informasi, Ngopibareng.id didirikan oleh tiga sekawan. Yakni Walikota Pasuruan Saiffulah Yusuf, mantan Wakil Walikota Surabaya Arif Afandi, dan mantan wartawan senior Surabaya Post, Moh. Anis. Saat ini, Arif Afandi menjabat sebagai CEO Ngopibareng sedangkan Moh. Anis bertindak sebagai pemimpin redaksi. (Q cox, tama dini)

Reply