Gubernur Khofifah Minta Check and Recheck Pastikan Rumah Pompa Kemuning Sampang dalam Kondisi Baik

SAMPANG (Suarapublinews) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau tiga Rumah Pompa aliran Sungai Kemuning, Sampang. Masing-masing ke Rumah Pompa Jl. Bahagia, Rumah Pompa Jl.  Delima dan Rumah Pompa Jl. Raya Panggung Kampung Dhabhukor.

Dan memastikan kesiapan alat pompa air serta petugas jaga yang akan mengantisipasi potensi hujan lebat dan banjir. “Peninjauan ini sebagai salah satu langkah mitigasi guna mengantisipasi banjir luapan Kali Kemuning yang hampir setiap tahun melanda Kabupaten Sampang,” katanya.

Ia telah memerintahkan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Prov. Jatim beserta jajarannya untuk melakukan check and recheck di semua sektor. Bahkan khusus untuk kawasan Rumah Pompa di Sampang ini, menginstruksikan jauh sebelum dilakukan apel kesiapsiagaan bencana Oktober lalu. “Ini betul-betul harus check and recheck . Saya sudah memerintahkan ke Ka Dinas PU SDA, bahkan jauh sebelum kita lakukan apel siaga banjir,” imbuh Gubernur Khofifah

Desember tahun lalu (2020) saat terjadi banjir cukup luas dan agak lama sekitar 2 minggu ,  Gubernur Khofifah menyebut menemukan sejumlah persoalan diantaranya pintu air tidak terbuka karena fiber opticnya hilang, hingga genset dan  aki yang tidak berfungsi.

Untuk itu, Ia juga meminta langkah cepat baik dari Provinsi maupun Pemerintah daerah setempat untuk terus melakukan mitigasi dan cek secara berkala.

“Saya minta untuk memastikan agar Rumah Pompa bisa berjalan dengan baik. Walau masih ada genset yang harus dilengkapi disini, mudah-mudahan bisa membantu proses  percepatan sirkulasi air,” tuturnya.

Keberadaan Rumah Pompa ini menjadi  sangat vital. Tak hanya sebagai pusat pengatur sirkulasi air untuk mencegah banjir, namun juga sirkulasi air pertanian. Sesuai dengan prediksi dari BMKG, dimana Fenomena La Nina akan melanda pada penghujung tahun, Ia meminta kewaspadaan dari semua pihak untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Warning semacam itu harus tetap menjadi catatan tersendiri untuk tetap waspada. Utamanya untuk check and recheck proses-proses yang bisa membantu sirkulasi air,” pungkas Gubernur Khofifah.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Dinas PU SDA Prov. Jatim penanganan banjir Sungai Kemuning dilaksanakan bersama antara Pemprov Jawa Timur dengan Kementerian PUPR.

Untuk Tahun 2021 ini kondisi lima stasiun Pompa di Sungai Kemuning, empat diantaranya telah dilakukan pemeliharaan rutin. Sedangkan satu unit pompa sedang di overhaul/pemeliharaan berat. Akan tetapi, fungsi stasiun pompa tersebut masih dapat beroperasi karena untuk sementara disiapkan genset dan pompa mobile.

Sedangkan pekerjaan yang dilaksanakan APBN pada tahun 2021, sedang dikerjakan perkuatan tebing dengan beton pancang sepanjang 2.350 m, rehabilitasi dan pemasangan pintu air sebanyak delapan buah.

Turut mendampingi Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Kepala Dinas PU SDA Prov. Jatim M. Isa Anshori, Kadis PUCK Jatim Baju Trihaksoro dan Kalaksa BPBD Jatim Budi Santoso. (q cox, tama dinie)

Reply