Hadiri Musrenbang, Reni Astuti Minta Pemkot Surabaya Tidak PHP Usulan Warga

SURABAYA (Suarapubliknews) – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di wilayah Dapil 4, pada Rabu (03/01/2021).

Musrenbang di tiga Kecamatan diantaranya Sawahan, Wonokromo, dan Sukomanunggal, hanya saja kali ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan di masa pandemi, sehingga kegiatan ini dilakukan secara daring.

Legislator PKS ini menyampaikan saran dan pandangan pada kegiatan Musrenbang terkait keluhan masyarakat mengenai usulan-usulan yang belum terlaksana. Semisal tahun ini menghimpun usulan pembangunan, perlu dipastikan bahwa usulan-usulan di tahun sebelumnya tersampaikan progresnya kapan realisasi kepada para ketua RW serta LPMK sehingga menjadi semangat bagi para warga.

“Usulan warga jangan di PHP (Pemberi Harapan Palsu), agar antusias dan partisipasi warga di kegiatan musrenbang makin meningkat”, tegasnya.

Terkait hasil musrenbang 2019 yang tidak direalisasi di tahun anggaran 2020 secara umum warga bisa memahami karena ada pandemi covid-19 yang tidak diperkirakan, namun untuk musrenbang saat ini Reni mendorong agar usulan warga yang disepakati di level kecamatan ini benar-benar direalisasi.  Jika tidak bisa realisasi, warga melalui ketua RW dan LPMK harus segera di beritahu alasannya apa agar bisa di lakukan usulan perubahan.

Dalam forum musrenbang Reni juga menghimbau pentingnya Kelurahan memotret persoalan sosial ekonomi warganya.

“Persoalan sosial ekonomi saat pandemi ini juga menjadi penting, saya minta tolong kepada kasi ekonomi, kasi kesra, pak Lurah, bu Lurah agar bisa memastikan betul warganya yang masih ada permasalahan sosial terdampak covid-19  ini supaya bisa terbantu,” ujarnya.

“Begitu juga bagi pelaku UMKM agar terdata dan terdampingi, untuk mekanismenya bisa berkoordinasi dengan bapeko dan dinas terkait. Sehingga geliat UMKM yang tengah berusaha bangkit dari pandemi mendapat perhatian dan sentuhan bantuan pemerintah kota, baik UMKM yang sudah menjadi binaan pemkot maupun yang belum,” tambahnya.

Atas terselenggaranya musrenbang daring ini, Reni juga menyampaikan apresiasi.

“Terima kasih atas partisipasi aktif para ketua LPMK dan para ketua-ketua RW dan pengurus kampung, ibu-ibu kader dan karang taruna di kecamatan Sawahan, Wonokromo, dan Sukomanunggal. Mohon Bapeko menindaklanjuti dengan sigap dan informatif. Terima kasih pak Camat dan para Lurah yang sudah membersamai warga. Ayo kita tingkatkan pelayanan terbaik untuk warga. Salam sehat semua. Semoga pandemi segera berakhir dan pembangunan kota terus melaju,” tutup Reni. (q cox)

 

 

 

Reply