Ikom UK Petra Resmikan Empat Laboratorium Pembelajaran Kolaboratif

SURABAYA (Suarapubliknews) – Program Studi Ilmu Komunikasi (Ikom) Universitas Kristen Petra meresmikan empat laboratorium berteknologi tinggi, yakni laboratorium public relations, laboratorium media, laboratorium radio, dan laboratorium televisi di kampus setempat.

Rektor UK Petra Surabaya Prof. Djwantoro Hardjito mengatakan Prodi Ikom sebenarnya telah memiliki laboratorium di Gedung C. “Sebenarnya laboratorium ini sudah kami miliki sebelumnya di gedung yang lama, akan tetapi karena kami pindah ke Gedung Q maka laboratorium ini pun ikut berpindah sekaligus kami menambah dengan alat-alat yang mengikuti standar profesional industri dan transformasi digital,” katanya.

Peresmian laboratorium-laboratorium baru tersebut, dalam rangka untuk memfasilitasi proses belajar kolaboratif lintas bidang ilmu (multidisiplin). “Begitu juga dengan dunia industri sekaligus sebagai proses untuk menyiapkan pemimpin masa depan,” lanjut Djwantoro.

Sementara itu, Ketua Prodi Ikom UK Petra Jandy Luik, Ph.D., menjelaskan laboratorium public relation adalah laboratorium yang menjadi tempat mahasiswa berlatih melakukan berbagai aktivitas PR, seperti press conference, kampanye, public speaking, dan lain sebagainya.

“Laboratorium tersebut dilengkapi dengan perpustakaan mini untuk mendukung kegiatan riset mahasiswa. Semua komputer yang digunakan untuk praktik sudah web based misalnya seperti aplikasi Google Tranding, Netray, Mediacloud dan lain-lain,” katanya.

Laboratorium media digunakan untuk mahasiswa peminat Print and Online Journalism. Lab tersebut dilengkapi fasilitas komputer, jaringan internet LAN dan WiFi, dan perpustakaan media. “Tempat ini menjadi sebuah ruang yang lengkap untuk proses riset media, pencarian dan pembuatan berita, hingga penyebarannya. Lab media ini sendiri lebih ke arah produksi buku, newsletter dan kompilasi tulisan hasil pengabdian bagi masyarakat,” lanjutnya.

Adapun laboratorium radio, dilengkapi dengan perlengkapan siaran yang didesain sesuai dengan stasiun radio sesungguhnya. Peralatannya pun sangat mendukung ke arah konvergensi dan digitalisasi media.

Baik itu fasilitas komputer, microphone, digital audio mixer, dan kamera yang digunakan adalah spesifikasi terkini yang memaksimalkan praktik mahasiswa. “Tak hanya itu, juga tersedia ruang redaksi, produksi, dan studio yang digunakan dalam proses pembuatan konten yang selama ini telah disiarkan melalui Petra Campus Radio,” terang Jandy.

Sementara laboratorium TV untuk memfasilitasi karya kolaboratif dan siap hadapi transformasi digital. Bentuknya dibuat sebagai replika proses produksi stasiun televisi. Sebab setiap kegiatan yang dilakukan memiliki tujuan untuk mengasah ketrampilan praktis mahasiswa dalam banyak hal.

Mulai dari penggunaan kamera, produksi program siaran hingga proses penyiaran yang dilakukan oleh presenter televisi. “Fasilitasnya pun sangat canggih, teknologi visualnya sudah mencapai 4K kemudian Digital mixernya sudah touch screen dan bahkan house production-nya sudah full HD yang menjadi standar industri,” tuturnya. (Q cox, tama dinie)

Reply