Impor Burung Macet, Pengusaha di Kediri Beralih ke Pakan Ternak

KEDIRI (Suaarapubliknews) –Andik Warga Desa Kanigoro, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, beralih usaha pakan ternak dari bahan maggot (belatung), yang sebelumnya bergerak di bidang burung impor.

Kepada reporter media ini, Andik mengaku jika usaha barunya ini dilakukan karena dampak dari Covid 19, sehingga dengan terpaksa harus banting stir (beralih) untuk menunjang ekonomi keluarganya.

“Usaha baru kami, allhamdulilah sudah banyak diminati oleh para pengusaha lokalan maupun luar Kediri,” Ucap pria yang akrap disapa Andik Murai Jogja itu, Jum’at (13/11/2020)

Andik mengatakan, jika pengalamannya membuat maggot ia dapat saat berada di Singapura. Ada dua jenis, yang basah untuk burung, sedangkan yang kering untuk pakan ikan

“Selain itu sampah organik serta kotoran hewan juga bisa kita jadikan bahan untuk membuat pelet (memancing) dan pur pakanan ternak,” jelas Pria berambut pirang sebahu ini.

Andik juga mengaku jika dirinya mampu memproduksi pelet ikan sebanyak satu kwintal. Sedangkan untuk pur burung, dirinya masih terkendala peralatan produksi, karena harus bekerjasama dengan pabrik pakan yang ada di wilayah Jepara

“Harapakan kami, produksi pakan ternak alternatif dari maggot ini bisa mendukung potensi perikanan yang ada di Kabupaten Kediri,” Pungkasnya. (q cox, Iwan)

Reply