Ini Makna Kartini Bagi Politisi Perempuan di DPRD Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews) – Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April, menjadi momen sekaligus makna tersendiri bagi par perempuan dan kaum ibu terutama yang saat ini menggeluti profesi setara dengan para pria.

Termasuk para wakil rakyat di DPRD Surabaya seperti Pertiwi Ayu Krishna Ketua Komisi A, Khusnul Khotimah Ketua Komisi D, Norma Yunita anggota Komisi D, dan Herlina Harsono Njoto anggota Komisi D.

Bagi Khusnul Khotimah dari fraksi PDIP, makna peringatan Hari Kartini untuk menjadi sosok wanita kuat yang menginspirasi, jangan pernah letih untuk berjuang.

“Jangan berhenti meski lelah menghadang karena dalam setiap perjuangan selalu akan ada hal baik dibaliknya,” ujarnya.

Pertiwi Ayu Khrisna asal fraksi Partai Golkar, menyampaikan bahwa Ibu Ra KARTINI is our lighter we go forward. “Kata lain Wanita mari berkarya karena Kartini jadi pemicu untuk kita meneruskan perjuangannya,” tulisnya

Nourma Yunita, dari frkasi PDIP, menyampaikan tagline bagi para perempuan, yakni ‘Tegakkan Emansipasi, Bebas Berekspresi, Setarakan Gender, To be a Leader’.

Herlina Harsono Njoto politisi perempuan Partai Demokrat, menyampaikan bahwa gender perempuan di era saat ini sudah bisa mengambil peran di berbagai lini dan profesi, meski tidak mendominasi.

“Mudah mudahan bisa dijadikan sebagai tantangan bagi para perempun agar terus meningkatkan potensi diri, karena yang terpenting adalah tantangan ke depan agar tidak hanya menjadi pelengkap semata,” tandasnya. (q cox)

Reply