Jasa Marga Pertahankan Kinerja Positif dan Stabilitas EBITDA Pada Kuartal I 2021

JAKARTA (Suarapubliknews) – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) berhasil menjaga kinerja positif pada kuartal I Tahun 2021 di tengah meningkatnya kasus Covid-19 yang terjadi pada awal tahun 2021 yang mengakibatkan diimplementasikannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah.

Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Reza Febriano dalam keterangan tertulisnya mengatakan hal ini tercermin dalam pencapaian Perseroan dimana Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp1,93 triliun,tumbuhsebesar1,74%atausekitarRp33miliardibandingkandengankuartalItahunlalu.

“Selain itu, Jasa Marga juga mencatat pendapatan usaha sebesar Rp2,76 triliun atau meningkat 0,80% dari kuartal I tahun 2020. Angka tersebut berasal dari kontribusi pendapatan tol sebesar Rp2,54 triliun atau naik 0,36% dari kuartal I tahun 2020 seiring dengan pengoperasian ruas-ruas jalan tol baru dan pendapatan usaha lain sebesar Rp215,60 miliar, tumbuh sebesar 6,23% dari kuartal I tahun 2020,” katanya.

Di samping itu, di tengah mulai beroperasinya jalan tol baru dan kebutuhan pendanaan untuk penyelesaian sejumlah konstruksi proyek jalan tol, Jasa Marga mampu menjaga laba bersih pada kuartal I tahun 2021 sebesar Rp161,84 miliar. Total Aset Perseroan tumbuh sebesar 1,51% dari kuartal I tahun 2020 yaitu sebesar Rp105,66 triliun.

Dalam rangka HUT ke-43 pada 1 Maret 2021 yang mengusung tema HUT “Semangat Transformasi dan Inovasi Untuk Indonesia Maju”, Perseroan berhasil membuktikan upaya-upaya peningkatan pelayanan di tengah pandemi yang merupakan tantangan sekaligus menjadi peluang bagi Perseroan.

Untuk mendukung transformasi, berbagai terobosan solutif dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi pada semua level dan lini bisnis yang dibangun dan dikembangkan oleh Roadster Jasa Marga, sebutan untuk para karyawan Jasa Marga Group, secara resmi diluncurkan pada hari jadi Jasa Marga tersebut.

Dua inovasi di bidang operasional, Perseroan meluncurkan aplikasi Travoy 3.0 dan Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) sebagai wujud nyata komitmen Jasa Marga dalam melakukan continuous improvement dan inovasi di bidang teknologi.

Tidak hanya untuk stakeholder eksternal, Perseroan juga meluncurkan inovasi di bidang Human Capital, untuk terus dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja Roadster Jasa Marga yaitu Internet Of Things Laboratory sebagai pusat riset dan pengembangan inovasi untuk mendukung bisnis perusahaan di masa depan dan peluncuran modul learning terbaru yaitu Gamification, metode pembelajaran yang dikemas dalam bentuk game digital berupa snake ladder.

Di layanan rest area, Perseroan meresmikan 12 masjid di rest area yang tersebar di seluruh Indonesia. Keberadaan masjid merupakan elemen penting bagi pelayanan di rest area, karena merupakan fasilitas untuk beribadah bagi pengguna jalan yang singgah dan beristirahat di rest area.

Selain itu, Perseroan juga mendukung percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dengan penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah rest area. Hingga akhir Kuartal I Tahun 2021, terdapat total 4 SPKLU yang terdapat di rest area yang dikelola oleh PT Jasamarga Related Business, yakni di Rest Area KM 207 A Jalan Tol Palikanci, Rest Area KM 379 A Jalan Tol Batang-Semarang, serta Rest Area KM 519 A dan KM 519 B Jalan Tol Solo-Ngawi.

Jasa Marga terus melakukan inovasi dan bertransformasi menjadi perusahaan modern yang memegang kepemilikan jalan tol terbesar di Indonesia. Berbagai inovasi dalam bidang teknologi dan operasional jalan tol terus dikembangkan oleh Perseroan guna mewujudkan visi untuk menjadi perusahaan jalan tol nasional terbesar, terpercaya, dan berkesinambungan. (q cox, tama dinie)

Reply