Jelang Pembelajaran Tatap Muka, DPRD Surabaya Ingat Ini ke Satgas Covid

SURABAYA (Suarapubliknews) – Komisi D DPRD Surabaya bidang Pendidikan, Kesehatan dan Kesra, mengingatkan agar satgas mandiri Covid-19 di setiap sekolah benar-benar bekerja secara maksimal, ketika pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan

Pernyataan ini disampaikan Hari Santoso anggota Komisi D DPRD Surabaya, karena mendapatkan info jika pembelajaran tatap muka (PTM), bagi siswa kelas 6 SD dan siswa SMP mulai dijadwalkan besok pada hari Senin (06/09/2021).

“Dengan menerapkan peraturan yang sudah ditetapkan Diknas dan Satgas Covid-19. Dan yang paling penting adalah protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan,” ungkap Hari Santoso.

Kemudian, kata Hari, harus dilakukan evaluasi terhadap aktifitas sekolah. “Bagaimana sekolah ini menyiapkan persyaratan yang sudah ditetapkan. Kalau sudah bisa seperti peraturan yang di tetapkan Diknas dan Satgas itu tidak masalah,” jelasnya.

Dia menambahkan, pemantauan oleh Satgas Covid-19 sangat penting. Diantaranya jumlah siswa yang hadir PTM sebanyak 25 persen dari total siswa dikelas. “Dan yang penting lagi adalah bagaimana mengatur siswa ketika pulang sekolah, terutama ketika siswa diantar oleh mobil sekolah,” tandasnya.

Menurut Hari, Satgas harus mengawasi jumlah siswa yang berada didalam mobil untuk tetap ada jarak untuk mengurangi resiko penularan Covid-19.

“Pemeriksaan kesehatan siswa juga penting ketika mereka akan berangkat sekolah maupun sesampai di rumah,” ujarnya.

Hari menegaskan kalau ditemukan kasus penularan Covid-19 saat PTM maka, PTM harus segera dihentikan. “Apabila nanti ada beberapa anak yg positif saat PTM jangan dilanjutkan dulu. Kalau terjadi harus dilakukan penutupan kembali,” tegasnya. (q cox, Es)

Reply