Jika Belum Terima Bantuan, Pemkab Sidoarjo Imbau Warga Terdampak Lapor ke RT, RW atau Desa

SIDOARJO (Suarapubliknews) – Bantuan dari masyarakat untuk penanganan pandemi virus corona terus mengalir. Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin juga mengimbau kepada warga Sidoarjo yang terdampak ekonominya karena Pandemi Virus Corona dan belum mendapatkan bantuan agar aktif melaporkan.

Hari ini, Posko Covid-19 Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa menerima bantuan lagi. Bantuan berupa sembako dan uang tunai tersebut diberikan secara langsung oleh Yayasan Pelangi Hidup Bersama dan diterima langsung oleh Ketua Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, ia juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Dalam situasi seperti ini yang memang harus dibutuhkan kerjasama untuk mengatasi dampak ekonomi,” tutur Plt Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin yang juga selaku Ketua Gugus Tugas covid-19 dilokasi.

Dari pers rilis Dinas Kominfo Pemkab Sidoarjo, selain 100 paket sembako, bantuan khusus diperuntukan untuk para tenaga sopir ambulan dan petugas pemakaman itu juga berupa uang tunai yang tidak disebutkan nominalnya.

“Bantuan kali ini diperuntukkan untuk sopir ambulan dan petugas pemakaman di Kabupaten Sidoarjo,” terangnya.

Cak Nur menegaskan, ia juga menghimbau kepada warga Sidoarjo yang terdampak ekonomi nya karena Pandemi Virus Corona dan belum mendapatkan bantuan agar aktif melaporkan.

“Belum mendapat bantuan agar aktif melaporkan ke RT, RW atau Pemerintah Desa karena pihak dari Pemkab tidak bisa menjangkau sampai ke Desa – desa.

“Selama ini kita juga ada bantuan dari pusat, dari APBD dari stakeholder, dari masyarakat, bahkan dana desa juga bisa dimanfaatkan untuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) senilai Rp. 600.000 per keluarga,” tuturnya. q cox, drie)

Reply