Kampanyekan #Bald4students untuk Bantu Mahasiswa UK Petra

SURABAYA (Suarapubliknews) – Universitas Kristen Petra (UK Petra), turut peduli akan masalah yang tengah melanda masyarakat dunia ini. Salah satunya adalah dengan memperhatikan orang tua mahasiswa yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini.

Kepala Office of Institutional Advancement (OIA) UK Petra Meilinda, S.S., M.A mengatakan UK Petra mengadakan penggalangan donasi melalui Petra Covid-19 Relief Fund. Program pertama yang dilaksanakan adalah #Bald4Students.

“Sampai saat ini kami menerima sekitar 300 permintaan mahasiswa yang membutuhkan bantuan. Donasi ini akan dimanfaatkan untuk mendukung para mahasiswa agar dapat menyelesaikan kuliah di UK Petra dan meraih mimpi mereka,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Pimpinan UK Petra turut terlibat aktif dalam gerakan ini. Lima pimpinan yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Agus Arianto Toly, S.E.,Ak.,M.S.A., Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Dr. Ricky, S.E., MR.E., Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra, Dwi Setiawan, S.S., MA-ELT, PH.D., Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Dr. Ido Prijana Hadi, M.SI., serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dr. Ribut Basuki, M.A. bersedia untuk #Bald4Students (botak untuk mahasiswa).

Ketika angka donasi mencapai kelipatan Rp. 100.000.000,-, maka salah satu pimpinan UK Petra, dengan angka poling paling tinggi akan #Bald4students.  Selanjutnya ketika donasi bertambah Rp.50.000.000,- pimpinan lainnya dengan nilai poling tertinggi akan #Bald4students. Bila donasi mencapai Rp. 400.000.000,- maka Rektor UK Petra, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., akan melakukan #Bald4students.

“Saat ini banyak mahasiswa yang orang tuanya terdampak secara ekonomi. Hal ini dapat mengancam keberlanjutan studi mereka. Kampanye ini mengajak kita semua untuk saling peduli. Yang diberkati lebih, ini saatnya membantu yang kekurangan. Yang kuat, ini saatnya sedikit berkorban untuk mendukung yang sedang lemah. Sendiri kita lemah, bersama kita bisa meningkatkan daya tahan kita menghadapi pandemi ini,” ungkap Djwantoro.

Sejak Petra Covid-19 Relief Fund mulai dibuka pada 30 April 2020 hingga 4 Mei 2020, telah terkumpul sebanyak 82 orang donatur dengan total dana Rp. 47.002.840,-. “Melalui program ini, semakin banyak yang kami kumpulkan, semakin banyak mahasiswa yang tidak perlu kuatir biaya pendidikan. Dan semakin banyak mahasiswa dapat  mengatakan kepada orang tuanya, Pa, Ma, saya dibantu UK Petra, Papa dan Mama jangan terlalu kuatir, UK Petra Peduli pada kita,” tutup Meilinda. (q cox, tama dinie)

Reply