Kapolri & Panglima TNI Puji Capaian Vaksinasi Jatim

SURABAYA (Suarapubliknews) – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memuji capaian vaksinasi di Jawa Timur yang menurutnya begitu massif dan melebih target. Kapolri juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Jatim beserta Kab/Kota di dalamnya atas kerjasama yang kompak dan solid dalam menangani Covid-19.

“Jika dibandingkan target nasional 2 juta dosis vaksin per hari, Jawa Timur tercatat mencapai target harian 300.000/hari. Bahkan dalam beberapa kesempatan melebihi target harian itu sendiri. Bahkan dari laporan yang kami terima, progres vaksinasi di Jatim beberapa kali bisa mencapai target yaitu 300.000/hari dan masih mengalami peningkatan. Harapannya nanti sore, kami bisa mendapat laporan capaian target harian bisa Over Prestasi,” katanya

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Jatim per 14 Oktober 2021, total capaian vaksin dosis 1 di Jatim mencapai 17.443,349 atau setara 54,81%. Dan Dosis 2 mencapai 9.208.104 atau setara 28,93%. Atas capaian tersebut Jatim masih menempati posisi kedua dalam capaian vaksinasi nasional.

Capaian gemilang ini juga turut didukung dengan assesmen PPKM Level 1 di Kota Blitar, dimana juga dijadikan Pilot Project Naisonal. Menanggapi hal tersebut, Kapolri Sigit terus meminta agar capaian tersebut bisa terus dijaga. Kapolri berpesan agar penjagaan Prokes tetap berjalan, serta penempatan Aplikasi PeduliLindungi di titik-titik rawan kerumunan harus terus digencarkan.

Kapolri bersama Panglima TNI, KASAL, beserta Gubernur Khofifah dan Forkopimda Jatim berkesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi di Lapangan Atletik Thor Gelora Pancasila Surabaya serta melakukan penyapaan virtual kepada daerah-daerah yang melakukan vaksinasi pelajar serentak.

Dua daerah yang disapa adalah Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Situbondo. Kepada Kabupaten Bangkalan, Panglima TNI Marsekal Hadi mengatakan tiap-tiap daerah diharapkan bisa memiliki inovasi terkait program-program yang bisa mengakselerasi prosentase vaksin di daerahnya.

“Seperti Bangkalan yang punya Mobil Vaksin untuk menjangkau daerah yang medannya sulit atau seperti Situbondo yang memiliki program Lomba antar Kecamatan terkait capaian vaksin setiap dua minggu sekali. Inovasi-inovasi ini akan mempercepat pencapaian herd imunity di Jatim,” katanya.

Meski masyarakat lebih senang mendapat vaksin jenis Sinovac, Ia menyampaikan kepada Bupati Situbondo untuk terus melakukan sosialisasi terkait ketersediaan vaksin astrazeneca yang aman digunakan. “Bisa juga dengan menyuntikkan vaksin astrazeneca kepada masyarakat yang betul-betul dalam keadaan sehat,” lanjut Hadi.

Lebih lanjut, Marsekal Hadi menyampaikan bahwa vaksin telah terbukti efektif menghalau masuknya virus covid-19 ke tubuh kita. Maka dari itu, perlu dilakukan akselerasi melalui gerai-gerai vaksin yang diperluas untuk menyasar lebih banyak lagi masyarakat umum.

Perluasan target vaksinasi ini, menurutnya merupakan sebuah bekal untuk melindungi masyarakat dalam kegiatan baik ekonomi, pendidikan maupun industri yang sudah pulih perlahan seiring dengan penurunan asesmen Level tiap daerah yang ditentukan oleh Kemenkes RI.Kapolri & Panglima TNI Puji Capaian Vaksinasi Jatim. (q cox, tama dinie)

Reply