Politik

Komisi C DPRD Surabaya Minta Pemkot Surabaya Segera Lakukan Antisipasi Penanganan Banjir

45
×

Komisi C DPRD Surabaya Minta Pemkot Surabaya Segera Lakukan Antisipasi Penanganan Banjir

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – Pengerukan di beberapa saluran pematusan, sungai dan bozem bisa memperlancar aliran air yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam mengantisipasi musim hujan mendapatkan apresiasi dari Komisi C DPRD Kota Surabaya.

Pernyataan ini disampaikan Sukadar anggota Komisi C DPRD Surabaya yang membidangi Pembangunan, namun menurutnya masih belum merata. Sebagian wilayah malah menjadi langganan banjir di tiap musim hujan akibat saluran yang mampet.

Sukadar menyampaikan, jika kinerja cerdas pemkot tidak diimbangi di wilayah lain misalnya di Sukomanunggal sisi box culvert ke selatan.
“Saluran di situ sudah lebar, tetapi belum ada pengerukan terhadap timbunan yang terjadi. Salah satu penyebabnya adalah menumpuknya enceng gondok disana,” ujar Sukadar di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Kamis (9/11/2023) siang.

Legislator asal Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya ini menjelaskan, keberadaan enceng gondok ini jelas menahan lajunya air. Kalau sudah begitu, maka yang terjadi adalah luapan air yang akan menggenangi pemukiman masyarakat di wilayah tersebut. Tentu hal itu sangat merugukan masyarakat setempat.

“Bisa dilihat di RW 01 ke RW 07 Simomulyo Baru. Masyarakat disana, mulai dari tokoh masyarakat, perangkat pengurus kampung baik RW dan RT selalu mengingatkan kepada kita terkait keluhan kuapan air disana. Bagaimana sevepatnya ditangani sehingga tak jadi wilayah langganan banjit di musim hujan,” papar Sukadar.

Oleh karena itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya ini berharap pemerintah kota memberikan perhatiannya terhadap masyarakat di wilayah tersebut untuk segera melakukan tindakan sebagai upaya pencegahan terjadinya genangan atau banjir di wilayah Simomulyo baru dan sekitarnya.

“Sekecil apapun perhatian pemerintah, sungguh sangat berarti bagi masyarakat. Pemerintah Kota Surabaya pasti sudah punya skala prioritas dan mana yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tutup Sukadar. (q cox, Amar.B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *