Komunitas Partner GoFood Terbukti Dorong UMKM Kuliner Semakin Cakap Digital dan Naik Kelas

SURABAYA (Suarapubliknews) – UMKM berperan besar terhadap pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi COVID-19. Guna menghadapi tantangan pandemi, dan untuk dapat terus bertahan, tercatat 83%  UMKM mengandalkan digitalisasi dalam menjalankan usahanya. GoFood, sebagai pemimpin dan ahli online food delivery di Indonesia menyadari bahwa bergabungnya UMKM, khususnya UMKM kuliner, ke dalam ekosistem digital belum cukup.

Group Head of Merchant Marketing Gojek dan GoTo Financial, Bayu Ramadhan mengatakan, setelah go digital, pelaku UMKM kuliner perlu meningkatkan kapabilitas khususnya dalam memperluas pasar di ranah digital.

“Untuk terus tumbuh, selain dukungan dari sisi inovasi teknologi, mereka pun membutuhkan wadah komunitas yang memberikan akses ke edukasi dan pendampingan rutin. Tidak hanya itu, mereka pun  membutuhkan kesempatan berjejaring agar dapat saling belajar dari sesama pengusaha kuliner,” katanya.

GoFood kini memiliki lebih dari 1,4 juta mitra usaha, di mana 99%-nya merupakan UMKM kuliner . Melalui hadirnya KOMPAG, GoFood berkomitmen untuk membantu pelaku UMKM kuliner dari segala tingkatan bisnis untuk naik kelas hingga mampu terus bersaing di tengah ketatnya persaingan.

Pemilik Usaha Pancong Ruang Rasa dan Perwakilan Mitra Usaha GoFood Lathiful Amri, turut menjelaskan dampak positif KOMPAG. “Rangkaian edukasi dan pelatihan rutin di KOMPAG membantu saya menemukan solusi tepat dalam mengoptimalkan performa bisnis secara online di tengah kondisi yang tak menentu. Berkat KOMPAG dan GoFood, saya mampu meningkatkan penjualan Pancong Ruang Rasa sebesar 20% pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Selain itu, rasa solidaritas yang tinggi mendorongnya untuk ikut berperan aktif dalam berbagi ilmu kepada sesama pejuang bisnis kuliner lainnya. Melalui peran sebagai Ketua KOMPAG di Depok, Ia berhasil menerima penghargaan sebagai Ketua Ter-KOMPAG pada 2021 dan 2022.

“Hal ini bisa saya dapatkan tentu tidak lepas dari antusiasme teman-teman UMKM kuliner lainnya yang selalu semangat untuk mengikuti kegiatan KOMPAG. Mewakili pelaku UMKM kuliner lainnya, saya harap wadah seperti KOMPAG dapat terus hadir untuk mendukung kami dalam mengembangkan bisnis kuliner,” lanjutnya.

Untuk membantu lebih banyak lagi mitra UMKM naik kelas, GoFood akan terus melanjutkan kesuksesan KOMPAG dengan berfokus pada dua hal di 2023. Pertama, memperkuat mentorship & perkembangan skala bisnis mitra UMKM di 75 kota melalui edukasi dan pelatihan secara daring maupun luring. Kedua, melakukan ekspansi KOMPAG ke kota-kota baru untuk membantu mitra UMKM kuliner saling terhubung.

“Terbukti para mitra UMKM GoFood merasakan berbagai manfaat positif dari rangkaian edukasi dan pelatihan ekosistem Gojek. Mulai dari penerapan di keseharian usahanya hingga mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan bisnis . Hal inilah yang memotivasi kami untuk terus berinovasi dan memperkuat wadah komunitas serta edukasi KOMPAG bagi mitra UMKM kuliner kami,” lanjut Bayu.

Selain menyediakan ragam edukasi dan pelatihan di KOMPAG, GoFood juga terus berupaya menghubungkan mitra UMKM kuliner dengan basis pelanggan GoFood yang loyal dan berkualitas.

Mulai dari fitur UMKM GoFoodieland tile yang mendorong eksposur resto UMKM kuliner ke pelanggan terdekat, fitur Mode Hemat yang dapat memungkinkan pelanggan di kota Bandung dan Medan untuk mendapatkan gratis ongkir dari UMKM terdekat, berkolaborasi bersama BTS untuk menarik lebih banyak pelanggan serta hadirnya GoFood di Tokopedia yang membantu UMKM kuliner memperoleh eksposur dan dipesan oleh pelanggan Tokopedia.

“Seluruh ragam inisiatif baik dari solusi teknologi maupun non-teknologi yang kami berikan bertujuan untuk menciptakan mitra UMKM kuliner yang berkualitas dan mampu tumbuh secara berkelanjutan. Kami juga mengundang para mitra GoFood di seluruh Indonesia untuk dapat bergabung dengan KOMPAG dan naik kelas bersama-sama,” tutup Bayu. (Q cox, tama dini)

Reply