Konfercab PDIP Lalu Hanya Sampai Domisioner, Kusnadi: Yang Punya Partai itu DPP

SURABAYA (Suarapubliknews) – Kusnadi Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, mengatakan jika pihkanya mendapatkan tugas dari DPP untuk mensosialisasikan kembali Peraturan Partai no 28 tahun 2019 tentang konsolidasi PDIP melalui konsolidasi partai melalui pembentukan DPC dan DPD.

“Hasilnya apa, ya sosialisasi itu, karena terkait Konfercab lanjutan, DPP akan menjadwalkan kembali Konfercab lanjutan, yang pasti sebelum tanggal 27, karena akan digelar kongres V PDIP,” ucap Kusnadi kepada sejumlah awak media. Minggu (14/7/2019).

Kusnadi menerangkan bahwa masih ada tiga DPC yang dianggap belum selesai, yakni Bojonegro, Surabaya dan Banyuwangi. Untuk itu pihaknya diperintah DPP untuk kembali menggelar acara sosialisasi Peraturan Partai no 28 tahun 2019 tentang konsolidasi PDIP melalui konsolidasi partai melalui pembentukan DPC dan DPD.

“Kenapa harus di sosialisasikan kembali, agar lebih memahami, barangkali masih ada yang belum karena waktunya yang memang pendek,” tandasnya.

Soal kapan Konfercab lanjutan digelar, Kusnadi mengaku belum mengetahui jadwalnya karena hal ini menyangkut kewenangan DPP.

“Jadi yang kemarin itu sampai pada Domisioner kepengurusan yang lama, makanya masih ada lanjutan. DPP hanya menjadi pelaksana Konfercab, itupun harus dipimpin oleh DPP, jadi kami tidak memiliki kewenangan apapun,” jelasnya.

Khusus untuk BWI, lanjut Kusnadi, memang belum turun rekomnya. “Meskipun mereka semua juga hadir, kami tidak libatkan di Konfercab kemarin,” tuturnya.

Terkait DPC PDIP Surabaya, Kusnadi mengatakan bahwa Rakercab tidak hanya digelar oleh Surabaya, karena semua daerah yakni di 38 Kab/kota juga melaksanakan itu.

“Dan boleh mengajukan usul, baik PAC, DPC maupun DPD. Untuk DPD, diperbolehkan mengusulkan nama yang tidak masuk dalam usulan PAC dan DPC. Kenapa yang direkom tidak sesuai, jawabnya karena yang punya partai itu DPP,” pungkasnya.

Diketahui, ketidakpuasan sejumlah PAC PDIP di Surabaya terkait konfercab yang menunjuk Adi Sutarwijono sebagai ketua DPC PDIP didengar oleh pusat. Menanggapi hal itu, DPP PDIP akhirnya mengeluarkan surat instruksi.

Surat instruksi bertanggal 10 Juli dan bernomor 5606/DPP/VII/2019 itu menginstruksikan kepada DPD PDIP Jatim untuk menggelar pertemuan internal bersifat tertutup dengan PAC seluruh Surabaya (q cox)

Reply