Lakukan Penyemprotan Disinfektan, PWI Jatim Bagi-bagi Hand Sanitizer

SURABAYA (Suarapubliknews) – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Jawa Timur melakukan kegiatan bagi-bagi masker dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer), serta penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Kegiatan sosial itu berlangsung di Sekretariat PWI Provinsi Jatim di Jalan Taman Apsari, Surabaya, Jumat siang.

Sebanyak 100 paket hand sanitizer dan masker dibagikan kepada jurnalis dan penghuni perkantoran yang berada di komplek sekretariat PWI Jatim. Aksi tersebut didukung PT Semen Indonesia Group (Persero) dan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono.

“Ini salah satu bentuk dukungan kami kepada PWI Jatim untuk ikut mencegah penyebaran virus corona di masyarakat. Memang jumlahnya tidak banyak, tapi semoga bermanfaat,” kata Awi, sapaan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono didampingi Ketua PWI Jatim Ainur Rohim.

Mantan jurnalis yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu menambahkan bahwa jurnalis merupakan salah satu profesi yang cukup rentan terkena virus corona, karena mereka bekerja di lapangan dan bertemu banyak orang.

“Makanya kami senantiasa mengingatkan jurnalis untuk jaga diri dan menaati protokol kesehatan dalam pencegahan virus corona,” tambahnya.

Sementara itu, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di seluruh area kantor Sekretariat PWI Jatim, termasuk ruangan-ruangan di dalamnya. Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan tersebut didukung organisasi nirlaba “Keluarga Kita Bersatu” pimpinan Bambang Prasetyo Widodo.

“Dalam situasi seperti saat ini, kita mesti saling membantu dan bahu-membahu mengatasi penyebaran virus corona,” kata Widodo.

Ketua PWI Jatim Ainur Rohim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung upaya pencegahan penyebaran virus corona ini.

“Kami juga mengimbau para jurnalis dan seluruh masyarakat untuk tetap waspada serta hati-hati, dan mengikuti anjuran pemerintah demi mengantisipasi penyebaran virus corona,” ujarnya. (q cox, teguh)

Reply