Lepas Calon 48 Kafilah MTQ ke Pamekasan, Wali Kota Eri: Saya Tunggu Senyum Kemenangan untuk Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar acara pelepasan calon Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Surabaya, sebelum berkompetisi pada ajang MTQ Provinsi Jawa Timur ke XXIX Tahun 2021. Pelepasan tersebut, berlangsung di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya, Selasa (2/11/2021). 

Berdasarkan Surat Gubernur Jawa Timur Nomor: 451/10997/012.1/2021 pada 17 Juni 2021, perihal Reschedule Tilawati Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021, maka pelaksanaan MTQ Provinsi Jawa Timur XXIX Tahun 2021 diselenggarakan pada 2-11 November 2021 di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberikan semangat kepada para calon Kafilah yang akan berkompetisi pada ajang MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021. Ia yakin bahwa calon Kafilah Kota Surabaya bisa meraih juara umum. 

“Saya yakin Kafilah dan pembina dari Kota Surabaya bisa meraih gelar juara umum. Karena sebuah kota itu akan menjadi Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafurz ketika selalu berkumandang ayat-ayat suci Al Qur’an,” kata Wali Kota Eri. 

Wali Kota Eri juga mengaku kagum, terhadap para calon Kafilah MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021. Sebab, terdapat calon Kafilah yang berusia 8 tahun dan menjadi calon Kafilah termuda. Bahkan, ada pula calon Kafilah dari kalangan disabilitas yang mengikuti ajang tersebut. 

Peserta termuda tersebut adalah Fathir Zulfian Alfi dengan usia 8 tahun pada cabang Tartil Putra. Kemudian terdapat peserta tertua, yakni Zamam Suyuti dengan usia 38 tahun pada cabang Qiroat Mujawat Dewasa Putra. Serta, peserta tunanetra adalah Muhammad Ismail pada cabang Tilawah Cacat Netra. 

“Saya bangga ada peserta yang terkecil, umur 8 tahun tapi mengikuti Tilawatil Qur’an. Kemudian ada juga yang tunanetra. Inilah yang membuat saya yakin betul, bahwa Surabaya semakin banyaknya Hafidz Qur’an yang mengumandangkan Qur’an maka Surabaya ini akan menjadi kota yang hebat,” ungkap Wali Kota Eri. 

Karenanya, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini mengajak para calon Kafilah untuk bersama-sama berjuang dan membuktikan bahwa Surabaya merupakan kota yang memiliki banyak talenta pembaca Ayat Suci Al Qur’an. Bahkan, Wali Kota Eri akan memberikan hadiah khusus bagi calon Kafilah yang berhasil menjadi juara pada ajang MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021. 

“Saya menunggu njenengan (Anda) kembali di ruangan ini dengan senyum kemenangan untuk Kota Surabaya. Siapapun nanti yang akan menjadi juara dari calon Kafilah, Insya Allah nanti saya berikan hadiah sendiri. Ini kebanggan dari kami warga Surabaya dan berterima kasih kepada njenengan (Anda) semuanya yang bisa mengharumkan nama Kota Surabaya,” ujar dia. 

Di waktu yang sama, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, M. Fikser menerangkan, bahwa Pemkot Surabaya mengirim 48 calon Kafilah MTQ dan 14 pembina/official. Seluruh peserta dan official juga telah dilakukan swab antigen oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Kabupaten Pamekasan.

“Mereka akan mengikuti enam cabang perlombaan, yakni cabang Tilawah Al Qur’an (7 kategori), cabang Hifdzil Qur’an atau hafalan Qur’an (5 kategori), cabang Tafsir Al Qur’an (Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris), cabang Fahmil Qur’an beregu (cerdas cermat), cabang Syarhil Qur’an beregu (pidato beregu), dan cabang Khath Al Qur’an (4 kategori),” terang Fikser. 

Sementara itu, Plt Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, Muhammad Ali Faiq menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi atas partisipasi dan dukungannya kepada calon Kafilah yang akan berkompetisi pada ajang MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur 2021 di Kabupaten Pamekasan. Ia juga berharap, para calon Kafilah ini bisa meraih juara umum.  

“Atas dukungan Pemerintah Kota Surabaya, kami optimis. Insya Allah kami bisa meraih juara umum,” pungkasnya. (q cox)

 

Reply