Lepas Kontingen Timnas Basket Putri ke Sea Games XXXI Vietnam, Gubernur Khofifah Optimis Medali Timnas Naik Kelas

SURABAYA (Suarapubliknews) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan kontingen Tim Nasional (Timnas) Bola Basket Putri  ke Sea Games XXXI Vietnam  di GOR Basket Kertajaya, Senin (9/5).

Gubernur Khofifah menyampaikan optimismenya terhadap peluang perolehan medali Timnas Basket Putri. Artinya, jika pada perhelatan Sea Games 2019 lalu di Filipina membawa pulang medali perunggu, ia mendorong peningkatan prestasi agar bisa mendapatkan medali emas tahun ini. “Saya kira target kita semua sama, yakni ingin Timnas Basket Putri naik kelas. Minimal medali perak bisa dibawa pulang. Tapi tujuan kita semua tentu ingin medali emas,” ungkapnya

Dalam acara pelepasan kontingen tersebut, turut hadir Ketua Umum Perbasi Danny Kosasih, Ketua Badan Timnas PERBASI Christoper Tanuwidjaja, Ketua Koni Jatim M. Nabil, Wakil Ketua Koni Jatim Irmantara Subagjo, Sekretaris Koni Jatim Harun, Ketua PERBASI Jatim Evi Ekawati, Kepala Dispora Provinsi Jatim, Karo Kesra Setdaprov Jatim, dan Ketua Umum Yayasan CLS Ming Soedarmono.

Gubernur Khofifah meminta agar kondisi para atlet dipastikan tetap prima dalam pesta olahraga multicabang terbesar se-Asia Tenggara ini. Hal tersebut menjadi upaya terpenting agar para atlet dapat bertanding secara maksimal. “Karena seluruh lawan tidak bisa dianggap enteng. Jadi dengan tetap menjaga kondisi prima atlet di tiap laga adalah hal yang sangat penting,” jelasnya.

Sebagai informasi, pelepasan Timnas Bola Basket Putri sebagai kontingen Sea Games XXXI di Vietnam 12-23 Mei mendatang dilakukan di Pusat Latihan Nasional (Puslatnas) yang kebetulan bertempat di Surabaya. Sementara itu, lokasi latihan Timnas Bola Basket Putra terpusat di Jakarta.

Oleh karena itu, Gubernur Khofifah menggarisbawahi bahwa momen ini menjadi kontribusi Jatim untuk ajang Sea Games. “Dengan training center yang dipusatkan di Jatim, ini menjadi bentuk kontribusi kita, selain juga mengirimkan atlet asal Jatim,” katanya.

Untuk diketahui pula, sebanyak 24 orang atlet timnas dan tim official basket putri hadir dalam prosesi pelepasan ini. Diantara 24 kontingen yang diberangkatkan tersebut, tercatat 3 orang atlet dan 3 orang tim official merupakan asal Jatim. Lebih rinci, 13 orang atlet basket akan dipertandingkan dalam 2 kategori pertandingan. Yakni three on three dan five on five . Sedangkan 11 orang sisanya merupakan tim official.

Gubernur Khofifah juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas seluruh kerja keras, kerja profesional, dan dedikasi ekstra semua pihak yang terlibat, yang selalu dilakukan untuk mengharumkan Tanah Air di kancah internasional.

“Seluruh doa teriring dari kami semua untuk timnas utamanya Timnas Basket Putri. Semoga semuanya dipermudah, dilancarkan, dan diwujudkan hajatnya. Hajat kami adalah mengantarkan Timnas Basket Putri sukses berlaga di Vietnam,” harap Khofifah.

Dalam laporannya, Ketua Umum KONI Jatim M. Nabil menyampaikan bahwa Puslatnas Tim Putri ditempatkan di Jatim. Ia bersyukur karena pemilihan Jatim sebagai lokasi Pusltnas turut memberikan suntikan motivasi dan semangat bagi atlet Basket Putri Jatim.

“Di Papua kemarin Basket Putri Jatim mendapat medali emas. Ini menurut saya karena terpilihnya Jatim sebagai Puslatnas Timnas Basket Putri. Semangat berjuang, bawa harum nama Indonesia di Vietnam. Jangan lupa minta restu dan doa ke orang tua,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum PERBASI Danny Kosasih berharap bahwa Puslatnas yang dipusatkan di Surabaya Jatim ini tidak hanya berhenti ditahun ini. Danny pun optimis, jika di Sea Games sebelumnya Timnas Basket Putri mendapatkan medali perunggu, di Sea Games kali ini bisa mendapatkan medali emas.

“Saya titip ke Ketua KONI Jatim dan Kadispora Jatim agar Puslatnas Timnas Basket Putri selalu terpusat di Surabaya. Bersama Ibu Gubernur, kami mohon doa restu agar timnas Basket Putri bisa membawa pulang medali Emas, aamiin,” harapnya. (Q cox, tama dinie)

Reply