Masuki Tahun Baru 2022, PDIP Surabaya Tambah ‘Geber’ Kerja Kerakyatan

SURABAYA (Suarapubliknews) – Tahun 2021 telah berlalu. Hari pertama 2022 telah datang. Tahun yang baru ini dijadikan momentum oleh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya untuk memperkuat kerja-kerja kerakyatan demi membantu warga pulih dari dampak pandemi Covid-19.

”Selamat Tahun Baru 2022. Semoga masyarakat dan seluruh elemen di Surabaya selalu diberkahi kesehatan dan kelancaran dalam segala aktivitas,” ujar Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono, Minggu (2/1/2022).

Adi mengatakan, tahun 2022 akan terus dioptimalkan oleh setiap komponen partai untuk memperkuat kerja kerakyatan. Hal itu sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang terus mengingatkan para kader agar terus membantu dan hadir di tengah masyarakat dalam suka dan duka.

”Menangis dan tertawa bersama rakyat adalah instruksi yang selalu diulang-ulang oleh Ibu Megawati,” ujar Adi.

Adi menyebut tiga sektor yang akan terus digarap dengan kerja-kerja serius oleh seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut di Surabaya. Pertama, pemulihan ekonomi. Kerja untuk pemulihan ekonomi dimaksudkan agar lapangan kerja kembali terbuka dan taraf kesejahteraan rakyat kembali terkerek.

”Seluruh kader PDI Perjuangan, baik di eksekutif, legislatif, maupun struktur partai akan bergerak bersama memulihkan ekonomi. Contoh sederhana dalam setiap aktivitas partai adalah pelibatan UMKM di kampung-kampung. PDI Perjuangan juga aktif mendampingi dan memberdayakan UMKM bilamana mereka menghadapi kesulitan. Kami pun sering mengadvokasi, termasuk melalui DPRD,” jelas Adi.

Sektor yang kedua adalah perlindungan sosial terutama terkait masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Di Surabaya telah ada berbagai mekanisme intervensi untuk MBR, mulai dari permakanan, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Hal itu pun tak terlepas dari kepemimpinan PDIP di Surabaya sejak era Wali Kota Bambang DH, Tri Rismaharini, Whisnu Sakti Buana, dan kini Eri Cahyadi, yang semuanya memberi perhatian kepada MBR.

”Kami akan terus mengawal. MBR mendapat hak pelayanan yang baik dari pemerintah. Kader-kader juga membantu bilamana MBR membutuhkan langkah-langkah pendampingan untuk mendapatkan haknya,” ujarnya.

Terkait perlindungan sosial, kader PDIP Surabaya juga aktif membantu warga kurang mampu. Termasuk yang terbaru adalah menyalurkan bantuan beras dari Ketua DPR RI Puan Maharani melalui para anggota DPR untuk masyarakat Surabaya.

Adi menambahkan, sektor ketiga adalah pemulihan kesehatan, terutama dalam mengantisipasi agar kasus Covid-19 tidak kembali melonnjak dan terjadi gelombang ketiga. Sehingga kader-kader PDIP tetap aktif mengampanyekan protokol kesehatan.

Para kader PDIP, lanjut Adi, kini juga aktif mengedukasi dan mengajak para orang tua agar mengizinkan anaknya untuk divaksin. Sebelumnya, para kader PDIP getol menyukseskan vaksinasi sehingga capaian vaksinasi di Surabaya termasuk yang tertinggi di Indonesia.

”Kami di seluruh tingkatan juga siap menyukseskan bilamana vaksin booster ketiga telah diinstruksikan oleh pemerintah. Semuanya demi menekan risiko penularan. Jika penularan rendah, ekonomi akan bergerak, lapangan kerja pun terbuka,” pungkas Adi. (q cox)

Reply