Nama Calon Ketua DPRD Surabaya Mulai Mengemuka, Ini Komentar Syaifuddin Zuhri Sekretaris DPC PDIP

SURABAYA (Suarapubliknews) – Syaifuddin Zuhri Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya mengatakan bahwa mekanisme pemilihan Ketua DPRD telah diatur dalam AD/ART dan beberapa Surat Keputusan (SK) dari DPP.

Oleh karenanya, Syaifuddin meminta kepada seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya periode 2019-20124 untuk tunduk dan patuh dengan aturan yang sudah ditetapkan partai dan telah dijalankan selama bertahun-tahun.

“Tentu Partai akan menggelar rapat internal untuk mendapatkan masukan dari seluruh jajaran kepengususan di Surabaya, agar bisa memperbaiki kinerjanya dimasa mendatang,” ucapnya kepada media ini saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Rabu (15/05/2019)

Terkait beberapa nama calon yang muncul di berbagai media, Syaifuddin menuturkan jika sesuai AD/ART dan beberapa SK dari DPP terkait pencalegan, maka yang menjadi prioritas utama adalah unsur KSB yakni Ketua, Sekretaris dan Bendara di kepengurusan partai.

“Namun juga berdasarkan usulan di berbagai rapat. Setelah itu DPC akan mengirim dua nama kandidat yang dinilai layak menduduki posisi Ketua DPRD. Dari dua nama inilah, DPP akan memutuskan,” tutur politisi yang akrab disapa Cak Ipuk ini.

Cak Ipuk sangat meyakini, bahwa partainya akan mengikuti mekanisme yang selama ini sudah diatur, karena partai yang diikutinya telah mendapatkan pengalaman selama bertahun-tahun.

Ketika namanya dikatakan sebagai calon terkuat sebagai kandidat Ketua DPRD Surabaya, karena menjabat posisi sekretaris DPC, Cak Ipuk menjawab jika dirinya akan menyerahkan semuanya kepada partai sesuai mekanisme yang sudah diatur.

Namun jika hal itu benar, maka dirinya harus bisa menjaga nama baik partai dengan cara menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Yang sudah baik kita pertahankan, yang masih kurang harus dilakukan perbaikan,” janjinya.

Oleh karenanya, Cak Ipuk menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Surabaya yang telah memberikan dukungan dengan cara memilih partainya sehinga menjadi partai pemenang, dan mendapatkan jatah kursi pimpinan DPRD Surabaya

“Jumlah kursi memang tetap yakni 15, namun secara perolehan suara telah bertambah yakni sekira 50 ribuan,” jawabnya,” pungkasnya.

Terkait munculnya fraksi baru yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Syaifuddin berharap bisa segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dan fungsi dengan baik untuk kepentingan masyarakat Kota Surabaya. (q cox)

Reply