Hotel & RestoJatim Raya

Nama Nama Besar Era Majapahit Di Aston Mojokerto

62
×

Nama Nama Besar Era Majapahit Di Aston Mojokerto

Sebarkan artikel ini

MOJOKERTO (Suarapubliknews) ~ Mengusung nama nama besar pada masa Majapahit, Aston Mojokerto ingin memberikan penghargaan tersendiri terhadap warisan yang harus tetap di junjung bersama meski jaman telah bergerak maju. Hal ini diungkap General Manager Aston Mojokerto Iwan Setiawan.

“Kami sengaja mengambil nama nama yang pernah besar di masanya karena selain sebagai sebuah penghargaan tersendiri, nama tersebut merupakan warisan yang harus tetap Kita junjung bersama meski jaman telah bergerak maju,” katanya.

Sebut saja Hayam Wuruk yang merupakan Maharaja keempat Majapahit yang memerintah tahun 1350 – 1389 dimana pada masa pemerintahannya, kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Atau Rajasawardhana merupakan Maharaja Majapahit ke-8 pada pemerintahan Hayam Wuruk.

Termasuk beberapa nama besar lainnya seperti Tribhuwana Tunggadewi, Raden Wijaya, Brawijaya dan Wikrama Wardhana digunakan sebagai nama ruang pertemuan, dimana ke 4 ruangan tersebut bisa dijadikan satu layaknya ballroom dengan kapasitas mencapai 500 orang dengan nama Raden Wijaya sedangkan untuk ruang pertemuan Brawijaya berkapasitas maksimal 50 orang.

Semua ruangan yang bergaya modern dan dinamis ini juga dilengkapi dengan peralatan berkualitas tinggi sebagai sarana penunjang ketika tamu mengadakan pertemuan di ruangan seperti sound system, proyektor serta sarana pendukung lainnya seperti buku catatan dan juga pensil.

“Kami juga menyediakan berbagai macam paket pertemuan mulai dari Half day Package di harga Rp. 200,000 nett per orang yang sudah termasuk 1 kali makan siang atau makan malam, 1 kali Coffee Break dan juga penggunaan ruangan selama 4 jam atau paket pertemuan dengan hanya Coffee Break di harga Rp. 100,000 nett per orang,” terangnya.

Selain fasilitas diatas, pengunjung juga dimanjakan dengan adanya Wilwatikta Restaurant, Niskala Lounge, Kolam Renang serta fasilitas kebugaran yang terletak berdekatan dengan restoran. Kesemuanya adalah jaminan untuk kenyamanan menginap maupun ketika tamu hanya menikmati secangkir kopi hitam. (q cok, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *