Nenek 84 Tahun Penyandang Strok di Sidoarjo Dapat Bantuan dari Advokat Billy Handiwiyanto

SIDOARJO (Suarapubliknews) – Bantuan kepada Rusminah, Warga Dusun Sekelor utara RT 02 RW 06 Desa Watu Tulis Kecamatan Prambon yang terkena penyakit stroke dan tak terdata di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Dinas Sosial terus mengalir. Kali ini nenek yang berusia 84 tahun itu dapat bantuan dari Advokat muda, Billy Handiwiyanto, SH, MH. Kamis, (12/1/2023) pagi tadi,

Pengacara berusia 26 tahun itu mengunjungi rumah Rusminah dan menyerahkan bantuan 2 buah kipas angin, 2 buah kasur spring bed, 1 buah Tv 40 inchi dan kursi roda. Tidak hanya itu, Billy juga akan memperbaiki plafon rumah Rusminah yang sering kali bocor saat musim hujan.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami bersama tim Bonek Nafastua ini kepada masyarakat Sidoarjo, semoga sedikit pemberian dari kami ini bisa bermanfaat untuk ibu Rusminah dan keluarga, ” Ungkap Billy.

Selain beberapa bantuan itu, Billy juga memberikan bantuan tambahan lagi berupa sembako kepada keluarga Rusminah yang diserahkan langsung kepada Heriyati anak dari Rusminah.

“Dengan ini berharap, banyak yang tergerak hatinya untuk membantu sesama yang membutuhkan. terlebih bagi seluruh kaum muda di indonesia khususnya Surabaya agar lebih aktif dalam kegiatan kegiatan sosial lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Heriyati tak henti hentinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Billy Handiwiyanto, SH beserta timnya, atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih bapak atas semua bantuannya, semoga bapak dan keluarganya selalu diberikan kesuksesan dan kebahagiaan,” Ujar Heriyati sambil meneteskan air matanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rusminah warga miskin Desa Watu Tulis RT 02 RW 06 yang mengalami penyakit strok tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Hal ini lantaran dirinya tidak mempunyai identitas diri (KTP). Atas laporan masyarakat itu, wakil Bupati Sidoarjo, H Subandi dan dinas kependudukan dan catatan sipil sempat melakukan sidak ke rumah Rusminah. Saat itu juga, Dispendukcapil melakukan perekaman E KTP dirumah Rusminah. Dari identitas itu, Subandi meminta kepada dinsos untuk memasukkan Rusminah di data DTKS agar mendapat bantuan sosial dari pemerintah.(q cox)

 

 

Reply