Optimalkan Layanan Suroboyo Bus, Pemkot Bentuk UPTD Baru

SURABAYA (Suarapubliknews) – Untuk mengoptimalkan kinerja operasional Suroboyo Bus, Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) membentuk UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah) baru. UPTD tersebut bertugas untuk mengelola moda transportasi Suroboyo Bus dan Park and Ride.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) No. 7 Tahun 2019, tentang Pembentukan dan Penyusunan Organisasi UPTD Pengelolaan Transportasi Umum. Selain gedung park and ride, UPTD baru itu juga bertugas mengelola seluruh jenis angkutan umum, termasuk Suroboyo Bus.

“Sudah ada organisasi UPTD. Jadi akan lebih leluasa dan lebih fokus untuk pengembangan, dan tahun depan kita menambah juga unit Suroboyo Bus,” kata Kepala Dishub Surabaya, Irvan Wahyudrajad saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurutnya, salah satu tugas dari UPTD ini adalah memperbaiki sistem headway Suroboyo Bus. Selama ini, headway Suroboyo Bus masih sekitar 30 menit. Ia berharap, dengan adanya UPTD baru itu, waktu tunggu penumpang (headway) bisa lebih cepat.

“Nanti mungkin bisa lebih baik 20 menit, 15 menit. Bahkan di jam-jam puncak mungkin bisa 10 menitan,” kata dia.

Seperti diketahui, saat ini Pemkot Surabaya memiliki 20 unit Suroboyo Bus. Rencananya, bulan Februari nanti bakal ditambah 8 unit, sehingga total ada 28 unit.

Suroboyo Bus ini juga melayani beberapa rute di Kota Surabaya. Yakni, koridor Utara – Selatan, melayani rute Terminal Purabaya hingga Jalan Rajawali. Sedangkan untuk koridor Barat – Timur, melayani rute Unesa – ITS. Sementara koridor Merr, melayani rute Gunung Anyar – Kenjeran.

Irvan menambahkan, layanan transportasi Suroboyo Bus ini terus diminati oleh masyarakat. Bahkan, ketika musim libur Natal dan Tahun baru kemarin, penumpang Suroboyo Bus mencapai 10 ribu dalam sehari.

“Kemarin (liburan) tembus 10 ribu (penumpang), biasanya kan 3 – 4 ribu sehari,” pungkasnya. (q cox, and)

Reply