Pakde Karwo: Tidak Usah Cari Siapa yang Benar dan Salah, Semua Kita Urus dan Santuni

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Insiden yang terjadi di gelaran Surabaya Membara, dan berakibat meninggal tiga penonton dan belasan luka-luka, menjadi keprihatianan Soekarwo Gubernur Jatim

Pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini menyatakan jika seluruh korban akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim.

“Yang meninggal yang sakit dan yang luka itu semua ditanggung oleh pemerintah, termasuk penguburannya, tidak cari siapa yang salah dan benar, tapi cari solusi yang ada,” ucapnya usai melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan di jalan Kusuma Bangsa. Jumat (09/11/2018)

Disinggung soal logo Pemprov di banner Surabaya Membara, Pakde menegaskan jika kegiatan Surabaya Membara tidak ada kerjasama dengan pihaknya.

“Logo dipasang itu tidak ada masalah, memang bseblumnya bekerjasama dengan pemprov, tapi setelah di cek tidak ada kerjasama, namun ini partisipasi masyarakat yang patut di apresiasi,” tandasnya.

Terkait jalur lintasan kereta api, Pakde mengatakan jika sesuai UU, lokasi lintasan kereta api itu memang masuk area terlarang. “Bahkan bapak Presiden akan menutup lintasan kereta api jika kereta cepat beroperasi,” imbuhnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Jatim yang mendukung Capres Jokowi-Ma’ruf ini juga menyampaikan jika insiden tersebut sebelum acara Surabaya Membara dimulai.

“Belum ada acara (belum mulai) dan sudah diingatkan, ini pendekatanya kemanusiaan, semua kita santuni, untuk yang meninggal dunia Rp10 Juta,” pungkasnya. (q cox)

Reply