Panja DPRD Sidoarjo Sorot Bantuan Sembako Pemkab untuk Warga Terdampak Covid-19

SIDOARJO (Suarapubliknews) – Panitia Kerja (Panja) Penanggulangan Covid-19 DPRD Sidoarjo menilai bantuan paket Sembako yang disalurkan pemkab Sidoarjo untuk keluarga pra sejahtera di masa bencana pandemi Covid-19 dinilai ada pengelembungan harga.

Choirul Hidayat Ketua Panja DPRD Sidoarjo menyebutkan, santunan sembako berisi Beras 5 Kg, Minyak Goreng 1 Liter, Gula 2 Kg, Mie Instan 10 bungkus tersebut berasal dari uang Rp 150 Ribu per paketnya, namun setelah anggota Panja menghitung berdasarkan harga saat ini bantuan tersebut senilai Rp 125 Ribu.

“Sehingga kami berkesimpulan ini Diduga ada pengelembungan harga,” terang Choirul Hidayat saat dihubungi wartawan melalui pesan singkat, Selasa (21/04/2020)

Choirul Hidayat menambahkan, bahwa dalam hal ini DPRD sudah berusaha mengkonfirmasi pihak Dinas Sosial dan menjelaskan kalau barang-barang diluar komponen sembako dikenakan PPN, PPh, meliputi Tas, biaya pengepakan dan biaya distribusi sampe ke penerima, namun belum ada klarifikasi jawaban.

“Kemarin pihak Dinsos sudah diundang untuk diminta klarifikasi, tapi tidak datang. Dinsos juga menganggarkan operasional dan distribusi sembako Rp 103 juta,” ungkap Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Lanjut Choirul Hidayat menambhakan, hal ini dilakukan lantaran untuk menghindari Mark up harga dan juga meminimalisir biaya distribusi. Program jaring pengamanan sosial tahap kedua nanti juga agar akan direalisasikan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT),

“Bantuan pada tahap kedua berikutnya disalurkan dengan berbentuk BLT saja. Sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh penerima bantuan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat desa,” tegas Choirul Hidayat.

Diketahui, pada tanggal 20 Aplir 2020 kemarin, Pemkab Sidoarjo menyalurkan 135, 572 Paket sembako, anggaran sembako tersebut senilai Rp 40,5 Miliar.

Total rincian paket sembako yang disalurkan di tahap pertama untuk wilayah kecamatan Sidoarjo sebanyak 7.194 paket, kecamatan Buduran 4.645 paket, kecamatan Gedangan 4.379 paket, kecamatan Sedati 5.333 paket, kecamatan Waru 7.100 paket, kecamatan Taman 9.714 paket.

Kecamatan Sukodono 5.050 paket, kecamatan Wonoayu 5.953 paket, kecamatan Krian 11.502 paket, kecamatan Prambon 7.740 paket, kecamatan Balongbendo 10.200 paket, kecamatan Tarik 10.433 paket, kecamatan Candi 7.213 paket, kecamatan Tanggulangin 5.687 paket, kecamatan Jabon 7.621 paket, kecamatan Porong 7.978 paket, kecamatan Tulangan 8.889 paket dan kecamatan Krembung 8.941 paket. (q cox, drie)

Reply