Pasar F&B Tumbuh Positif, Tucano’s BBQ & Buffet Brazilian Buka Cabang Ke 5 Di Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Investasi sektor industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B) atau kuliner di Jawa Timur, terutama di Surabaya, semakin bergairah dengan mencatatkan pertumbuhan hingga dobel digit.

Hal ini terbukti dengan semakin meningkatnya jumlah kafe atau restoran baru di Kota Pahlawan. Salah satunya usaha kuliner dari Jakarta yang baru ekspansi ke Surabaya yakni Tucano’s, sebuah restoran BBQ & Buffet Brazilian yang menyajikan konsep all you can eat. Tucano’s diambil dari nama spesies burung berparuh panjang dan berwarna indah dari Brasil.

Director & CEO PT Asia Premier Jaya Food (Tucano’s), Yuji Ishiguro mengatakan, kehadirannya di Surabaya tak lepas dari potensi pasar yang ada di kota ini. Pasalnya, Surabaya merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta. Ini tentu membuat gaya hidup masyarakat Surabaya juga tak jauh beda dengan Jakarta.

“Kami membidik segmen keluarga, mulai anak-anak hingga orang dewasa, termasuk anak muda. Dengan keberadaan kami di Galaxy Mall yang memang menurut kami sangat strategis, kami optimis bisa memberikan experience baru untuk santap daging premium Brasil yang kita tawarkan,” katanya.

Dia menjelaskan, selama ini Tucano’s sudah memiliki resto di Jakarta dan tahun ini menjadi awal bagi Tucano’s untuk melakukan ekspansi ke Surabaya. “Surabaya menjadi resto ke-5 kami, dan ke depan kami akan fokus mempelajari potensi pasar di Surabaya yang lebih besar lagi dengan memberikan kepercayaan kepada konsumen bahwa daging yang kami sajikan enak dan berkualitas, sebelum kami ekspansi ke daerah lain,” imbuhnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur, Tjahjono Haryono menyambut baik hadirnya restoran baru Tucano’s yang ikut meramaikan industri food and beverage di Surabaya. Hal itu menurutnya, membuktikan bahwa industri F&B berkembang, dan Surabaya atau Jawa Timur menjadi pasar potensial bagi pelaku bisnis maupun investor.

“Harapan saya, hal ini akan bisa bawa investor lainnya ke Surabaya. Dan setelah pandemi bisnis F&B di Surabaya memang berkembang, investor dari luar banyak masuk Surabaya. Tentunya ini akan membawa dampak terhadap perekonomian di Surabaya dan Jawa Timur,” ungkapnya.

Dia mengatakan besarnya potensi pasar F&B di Surabaya ini bisa dilihat dari kondisi kinerja omset penjualan kafe/resto yang sudah hampir normal seperti sebelum pandemi. “Tahun lalu, rata-rata omset sudah berhasil mencapai 80 persen, kemudian ada momen Ramadan, di mana banyak kegiatan buka bersama ini semakin mendongkrak omset usaha kuliner yang sudah mencapai 90 persenan,” ujarnya.

Didirikan pada Juni 2017, Tucano’s sebelumnya telah hadir di Pavilion Retail Arcade Sudirman (2017), Mercure Simatupang (2019), Senayan City (2020), dan Summarecon Mall Serpong (2022). Restoran ini membawa hidangan daging dengan bumbu otentik ala Brazilian BBQ Churrasco (shoe-HAS-ko).

Daging dipanggang dalam suhu 900 derajat Celcius dengan mesin panggang khusus, kemudian dihidangkan langsung ke hadapan para tamu di meja oleh koki yang menyajikan potongan demi potongan daging tusuk yang dimasak empuk.

Aneka hidangan daging meliputi Picanha (Prime Top Sirloin), Alcatra (Top Sirloin), Fraldinha (Hanging Tender), Garlic Steak (Top Sirloin), Spicy Steak (Top Sirloin), Lamb Leg, Cupim (Beef Hump), Beef Sausage, Coracao (Chicken Heart), Frango (Chicken Leg) dan nanas panggang.

Selain daging, pengunjung bisa menyantap hidangan dari buffet tipe internasional mulai dari Indonesia, Brasil, Italia dan Jepang. Salah satu keunikan restoran ini adalah layanan espeto corridor. Dengan ini, bukan para pelanggan yang bolak-balik mengambail makanan di buffet, tetapi para pramusaji yang akan berkeliling ke setiap meja memberikan potongan daging yang mereka bawa.
Marketing Manager Tucano’s Putri Zayadi menjelaskan untuk memudahkan pelanggan memanggil pramusaji, restoran ini menyediakan Tucano’s Cue berbentuk koin yang terdiri dari tiga warna, merah, kuning, hijau. Ketika warna hijau diletakkan, maka pramusaji akan mendatangi Anda dengan membawa beberapa daging untuk Anda.

Ketika ingin beristirahat setelah kenyang menyantap daging, Anda bisa mengganti cue hijau dengan yang merah. Cue kuning untuk mencicipi nanas panggang khas Tucano’s yang dibalut bubuk kayu manis. Nanas sendiri dipercaya dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh akibat konsumsi daging dalam jumlah besar.

Jika ingin lanjut, Anda bisa letakkan kembali cue hijau di atas meja Anda. “Ada pilihan santap makan selama 60 menit atau 90 menit all you can eat dengan harga bervariasi yang cukup terjangkau mulai Rp138.000++ atau paket hotplate mulai Rp 83 ribuan,” ulasnya . (q cok, tama dini)

Reply