PDIP Surabaya di Survei SSC Jawara 46,7 persen, Budi Leksono: Jangan Terlena, Turun Terus Ke Rakyat

SURABAYA (Suarapubliknews) – Budi Leksono Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya merespon hasil survey SSC yang menempatkan posisi PDIP sebagai jawara, baik di top of mind maupun elektabilitas di masyarakat Surabaya yakni di angka 46,7 persen.

Menurut Budi Leksono yang akrab disapa Bulek ini, sebaiknya kader banteng di Surabaya tidak terlena dengan hasil survei, akan tetapi terus saja membersamai warga masyarakat, dalam suka dan duka.

“Jangan terlena dengan hasil survei. Kita jadikan cermin atau kaca benggala. Seperti arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputi, kader-kader banteng harus turun ke masyarakat. Mendengar dan menangis bersama rakyat,” ucap legislator DPRD Surabaya ini. Jumat (13/01/2023)

Menurut Bulek, kader-kader PDI Perjuangan bekerja dengan terorganisir, membangun dan memperkuat jaringan, dengan energi gotong royong yang dahsyat. Dalam api semangat juang yang terus berkobar, nan tak kunjung padam.

“Terus turun ke masyarakat, mendengar keluh-kesah rakyat, dan memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat dalam ruang-ruang publik, dalam pengambilan keputusan pemerintahan. Bersama-sama rakyat, mari kita jemput kemenangan PDI Perjuangan untuk 3 kali berturut-turut alias hattrick pada Pemilu 2024,” tegas Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.

Diketahui sebelumnya, Surabaya Survey Center (SSC) dalam rilisnya mencatat bahwa PDIP sebagai partai yang dalam 10 tahun terakhir menjadi pemenang Pemilu, nampaknya masih memiliki popularitas sekaligus logistik dan amunisi yang kuat dalam menyambut pemilihan umum yang akan datang. Maka dalam rilisnya mencatat bahwa PDIP Unggul, Baik di Top of Mind maupun Elektabilitas.

Pasalnya, dari hasil riset yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC), partai besutan Megawati Soekarnoputri ini masih menjadi jawara, baik di top of mind maupun elektabilitas di masyarakat Surabaya.

Peneliti Senior SSC, Ikhsan Rosidi mengungkapkan, PDIP berada di posisi puncak dengan perolehan 41,7% untuk Top of Mind partai politik. “Baru kemudian disusul oleh PKB dan Gerindra yang masing-masing mengantongi 7,7% dan 6,0% di urutan kedua dan ketiga”, paparnya.

Ikhsan menambahkan selain tiga posisi teratas, partai lain pun mengikuti seperti Demokrat dan Golkar dengan perolehan masing-masing 4,6% dan 3,7%, PKS dengan 3,4%, Nasdem 2,7%, dan PAN dengan 1,1%.  “Lainnya, yakni Perindo 1,0%, PPP 0,9%, sisanya PSI dan PBB dengan perolehan masing-masing 0,6% dan 0,2%”, imbuh Ikhsan.

Sementara dalam hal elektabilitas urai Ikhsan, di ranking pertama masih PDIP dengan 46,7%, diikuti PKB 8,7%, Gerindra 8,6%, Demokrat 6,3%, Golkar 5,0%, PKS 4,1%, Nasdem 3,6%, PAN dengan 1,8%, PPP 1,2%, Perindo dan PSI keduanya 1,1%. “Lainnya masih di bawah 1%, yakni PBB 0,2%, Hanura, Garuda, PKN, Gelora, Partai BURUH, dan Ummat semuanya kompak memeroleh 0,1%”, urainya.

“Menariknya, di survei top of mind partai ada 26,4% responden yang memilih untuk tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu, sedangkan survei elektabilitas sebanyak 11,0% tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu. Ini berarti masih ada peluang atau ceruk yang cukup besar untuk diperebutkan dan digarap oleh partai-partai lainnya”, pungkasnya.

Tak hanya itu, SSC dalam rilisnya juga menyebut jika Atribut PDIP Paling Dominan di Surabaya, Caleg PDIP Dinilai Paling Sering Turun ke Lapangan, dan juga dinilai sebagai Partai Paling Sering Turun ke Bawah dan Muncul di Medsos. (q cox)

Reply