Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2021 Optimis, Dibuka Menguat

SURABAYA (Suarapubliknews) – IHSG Bursa Efek Indonesia pada awal perdagangan 2021 dibuka menguat 0,31 % ke level 5.997,83. Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto optimis bahwa IHSG bisa membaik seiring dengan hubungan ekonomi di Indonesia maupun global.

Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyampaikan optimismenya soal pertumbuhan ekonomi global dan nasional di tahun 2021. Ekonomi global, diprediksi tumbuh di kisaran 4,2 hingga 5,2 persen, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,5 hingga 5 persen. “Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bisa menyentuh 6.800 pada akhir tahun 2021. Mengingat di 22 Desember 2020 sempat menyentuh 6.165,” katanya

Selain itu, Airlangga juga optimis BEI akan mencapai target 30 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) tahun ini. “Kami harap jumlah dananya bisa cukup signifikan, apalagi SBN (Surat Berharga Negara) sudah sangat rendah dengan yield 2,64 persen, ini bisa dorong lebih banyak IPO untuk pasar modal mencari dana,” tambahnya.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso mengatakan untuk mengembangkan pasar keuangan atau pasar modal, maka OJK mengeluarkan beberapa kebijakan yang baru di tahun 2021 untuk mempercepat mendapatkan investor lebih banyak. “Diantaranya Memasyarakatkan Pasar Modal bagi Generasi Muda dan UKM, Pengembanganan Infrastruktur Pasar Modal dengan Mengadopsi Teknologi, Peningkatan Kepercayaan Investor dan Mempercepat Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Pasar Modal,” katanya.

Peresmian pembukaan juga dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi, dan secara virtual dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (q cox, tama dinie)

Reply