Pemkab Tanbu Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ustad Amri Delong: Ini bentuk cinta kepada Rasulullah

BATULICIN (Suarapubliknews) – Malam Lailatul Jum’ah rutin yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dirangkai dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peringatan menghadirkan ustad Kondang dari Makassar Amri Delong, bertempat di Masjid Darul Azhar Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis malam. (13 /10/2022).

Bupati Tanah Bumbu dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Tanah Bumbu mendapatkan amanah besar untuk mengelola anak yatim se Indonesia.

“Kerena itu saya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pusat Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Periode 2022 – 2027.

“Saya diamanahi dan mendapatkan dukungan para ulama untuk menjadi orang tua anak yatim se Indonesia. Tentu ini adalah amanah besar yang harus kita perjuangkan bersama.,” paparnya.

Dia sampaikan, ada 4 juta anak yatim se Indonesia yang butuh perhatian guna menjamin masa depan mereka lebih baik.

“Sebelumnya saya berpikir,apakah sanggup melaksanakan amanah ini ,tapi saya tetap memohon pertolongan pada Allah agar amanah ini bisa dilaksanakan secara baik,” kata Bupati.

Bercermin dari anak yatim yang sudah kita kelola bertahun tahun di Tanah Bumbu atau di Kalimantan Selatan ,itupun sudah banyak memberikan hidayah dan memberi keberkahan yang sangat dirasakan.

“Apalagi yang akan di kelola se Indonesia, sekali lagi mohon doa nya keberkahan ini memberi dampak buat kita semua dan Kabupaten Tanah Bumbu.,”tutur Zairulllah.

Dalam kesempatan itu, ustad Kondang dari Makassar Amri Delong turut memberikan pencerahan kepada jamaah yang menghadiri Lailatul Jum ah di Masjid Darul Azhar .

Ustad Amri mengajarkan tentang makna sebuah maulid yang harus dipahami secara bersama, dimana Maulid itu sendiri bukanlah sekedar perayaan biasa, namun harus dimaknai dengan bukti kecintaan kita atas perjuangan beliau demi keselamatan umatnya.

“Menghadiri maulid jangan hanya kerena kepentingan tertentu atau kerena makanan namun bagaimana kehadiran kita adalah bentuk cinta kita kepada Rasulullah,” ucap Ustadz Amrie.

Dalam kesempatan itu pula Ustad Amrie turut menceritakan tentang riwayat Wais Al Qorni,yakni seorang anak muda yang begitu baktinya kepada orang tuanya.

Dalam riwayatnya, Wais Al Qorni pernah menggendong ibunya dari Yaman Sampai Kota Makkah,kerena saking cintanya kepada orang tua,maka lelah itu tiru Ustadz tidak terasa.

Bahkan disaat melakukan tawab,Wais Al Qorni hanya berdoa kepada Allah SWT yakni “ya Allah ampuni dosa kedua orang tuaku,hingga ibu nya bertanya ,kenapa kau tidak mendoakan dirimu, lalu di jawab Wais Al Qorni ,Doa ku untuk ibu akan mendapatkan ridho orang tua dan akan mendapatkan ridho dari Allah.,” ujar Ustadz Amrie. (q cox, Imran)

Reply