Perempuan Jatim Harus Manfaatkan Internet di Era Industri 4.0

SURABAYA (Suarapubliknews) – Teknologi internet memberikan nilai tambah bagi kaum perempuan. Apalagi akses tersebut telah berkembang pesan di era industri 4.0. Teknologi, internet dan seluruh daya supportnya mampu membawa manfaat segi ekonomi dalam hidup.

Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Emil Elestianto Dardak saat menjadi keynote speaker Teach to Impact (Inclusion, Improvement, and Collaboration)mengatakan kaum perempuan di Jatim harus memanfaatkan akses internet sebagai peluang untuk semakin berdaya. Perempuan berdaya tidak sebatas hanya di rumah saja, tetapi di luar rumah juga perlu.

“Berdaya, mempunyai kekuatan (power) dan pengetahuan yang diterapkan bagi dirinya sendiri dan sekitarnya. Berdaya itu punya skill keterampilan sendiri, masuk jadi entrepreneur. Perempuan yang berdaya tidak terkungkung dalam box kecil. Mereka bisa melindungi keluarganya sendiri,” katanya.

Dari segi ekspor, Jatim menduduki peringkat kedua se-Indonesia. Ekspornya sendiri didominasi dari sektor UMKM, Industri Kreatif yang menghasilkan produk-produk Jatim dan Indonesia. Melihat hal tersebut, Pemprov Jatim menyadari pentingnya pengembangan kualitas SDM agar mampu berdiri sendiri untuk menghasilkan produk.

“Meningkatkan kapasitas IPM, manusia di Jatim yang berdiri di atas kaki sendiri untuk menghasilkan dan produktif bagi diri sendiri maupun keluarga. Dan teknologi memberikan nilai tambah bagi hidup kita,” pungkas Arumi.

Teach to Impact Surabaya pada hari pertama mengangkat tema “Empower Up! Teach to Empower Women & Underrepresented Group”. Beberapa narasumber yang mengisi acara tersebut antara lain Ketua TP PKK Prov. Jatim Arumi Bachsin, Photorealism Artist Shierly Lin, The Unspoken Ministry Elenora Moningka, Kawakibi Digital Ariesaldy Putra, Substitue Marketspace Ratu Fitri, dan Surabaya Toastmaker Kencana Wulansari. (q cox, Tama Dinie)

Reply