Peringati HUT RI ke 76, GUSDURian peduli, INTI Surabaya dan arek Jogoboyo Berbagi ke Penyandang Disabilitas

SURABAYA (Suarapubliknews) – Memperingati HUT RI ke 76, beberapa gabungan elemen masyarakat diantaranya GUSDURian peduli, INTI Surabaya dan arek Jogoboyo, menggelar acara ’17 an’ di Posko Peduli jl. Mawar, Kota Surabaya.

Tepat pukul 10.17 WIB acara dimulai dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan dipimpin oleh seniman senior Surabaya, M.Djadi Galajapo.

Acara diawali dengan melaksanakan refleksi detik detik proklamasi dengan mengheningkan cipta, berdoa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, membacakan teks proklamasi dan berbagi sembako untuk kurang lebih 40 warga Disabilitas Surabaya.

Para Disabilitas ini kebanyakan adalah para pekerja dengan upah harian, mulai dari pedagang kopi, tukang pijat dsb nya.

Dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan ormas Arek Jogoboyo dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa Surabaya ini, Yuska Harimurti menyatakan bahwa pendemi covid ini adalah masalah bersama, maka setiap warga tanpa kecuali seharusnya harus bisa bergotong royong untuk menghadapinya.

“Jika kita bangga di sebut sebagai bangsa yang ramah dan suka bergotong royong,maka sekarang adalah saat yang tepat untuk membuktikannya,” ucap Yuska.

Di saat yang sama, H.Badrut Tamam menegaskan bahwa saat bencana seperti ini, berbuat kebaikan adalah jalan untuk mencapai surga masing masing individu.

Ditambahkan Richard Susanto selaku perwakilan Perhimpunan Indonesia Tionghoa, bahwa PPKM adalah resiko yang harus dihadapi di saat warga belum optimal menjalankan protokol kesehatan dan untuk mengatasi dampaknya setiap orang tanpa memandang suku, agama dan status sosialnya. “Wajib untuk bahu membahu mengatasinya,” tandasnya. (q cox)

 

Reply