Pertahankan Jalan Desa, Warga Banjar Kemantren dan Jambe Sidoarjo Gelar Demo

SIDOARJO (Suarapubliknews) – Ratusan Warga Banjar Kemantren dan Jambe Kecamatan Buduran Sidoarjo tengah berkumpul di ujung jalan desa yang akan ditutup dan dikuasai oleh PT Indo Ceria Plastik & Printing yang beralamat di jalan raya Buduran no 99 Banjar Kemantren sidoarjo

Warga Desa Banjar Kemantren dan sesepuh desa bersatu untuk mempertahankan jalan desa tersebut, dan diantara mereka juga terlihat seluruh Perangkat Desa yang mendukung perjuangan warganya.

Menurut Sekretaris Desa Banjar Kemantren Indra Sution, menyatakan dengan tegas jika pihaknya bersama warga menolak upaya Penutupan jalan desa yang akan dilakukan oleh PT Indo Ceria Plastik & Printing .

Lain halnya dengan Hadi sesepuh Desa Banjar Kemantren, menurutnya Perusahaan yang memproduksi galon air ini sudah berkali kali melakukan upaya yang sama sejak tahun 2000 an dan baik warga maupun perangkat desa dan BPD selalu melakukan upaya perlawanan .

“Bahwa jalan tersebut dulunya merupakan saluran irigasi yang kemudian difungsikan sebagai jalan sebagai penghubung Banjar Kemantren dan Jambe, jalan sejauh kurang lebih 200 meter ini dulunya terkumpul dari tanah sekitar 53 orang warga,” Ungkap Hadi alias Mbah Reog, tokoh masyrakat Desa Banjar Kemantren.

Terpisah, Kepala Desa Banjar Kemantren, Erni Filiawati, ternyata juga menyatakan menolak tegas adanya penutupan jalan aset desa banjar kemantren.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pak Camat juga Badan pertanahan sidoarjo untuk memberikan dasar riwayat kepemilikan aset desa banjar kemantren dan nantinya juga akan diuruskan hak kepemilikannya aset desa,” tegas Srikandi Banjar Kemantren . (q cox, NH)

Reply