Jatim RayaPemerintahan

Pilot Project Jatim Corporate University, Wagub Emil Dorong Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi ASN

55
×

Pilot Project Jatim Corporate University, Wagub Emil Dorong Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi ASN

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Adi Suryanto melaunching pilot project Jawa Timur Corporate University dengan ditandai penekanan tombol sirine.

Launching tersebut merupakan rangkaian kegiatan pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Selasa (8/8) malam.

Wagub Emil mengatakan, Corporate University atau sistem pembelajaran terintegrasi ini nantinya akan mampu mendorong peningkatan dan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang komprehensif, sistemik, terintegrasi dan berkesinambungan.

“Corporate University adalah tempat dimana pesertanya itu bukan hanya untuk mengetahui hal baru, tapi berembuk bersama melahirkan tatanan-tatanan baru dalam ilmu tata kelola pemerintahan,” katanya mewakili Gubernur Jatim.

Lebih lanjut, Wagub Emil menjelaskan tata kelola ilmu pemerintahan harus dilandasi dengan semangat reformasi birokrasi yang mampu memberikan solusi dalam berbagai persoalan. “Solusi untuk memecahkan masalah itu harus dilandasi birokrasi yang tepat, tidak rumit, tidak menyimpang dari amanah. Untuk mewujudkan itu perlu reformasi birokrasi,” ujarnya.

Mantan Bupati Trenggalek ini juga mengatakan bahwa reformasi birokrasi haruslah terhubung dengan formula strategi dalam menjawab tantangan kedepan “Reformasi birokrasi harus selalu kita sangkut pautkan dengan perumusan strategi, dan tumpuan utamanya adalah Sumber Daya Manusianya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala LAN RI Adi Suryanto mengaku bangga kepada BPSDM Jatim yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan kompetensi SDM ASN. “Inovasi BPSDM Jatim sebagai bukti BPSDM Jatim mampu membangun kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyelenggarakan pengembangan kompetensi ASN,” katanya.

Ia berharap model inovasi-inovasi seperti ini dapat diadopsi oleh BPSDM lain di Indonesia. “Dengan demikian, ASN di seluruh Indonesia memiliki semangat yang sama untuk terus belajar,” tutupnya. (q cok, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *