PKB, Gerindra dan PDI Perjuangan Kompak Usung Sholahudin-Saim Untuk Pilkada Lamongan

LAMONGAN (Suarapubliknews) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB, Gerindra dan PDI Perjuangan sepakat memberikan dukungan untuk Sholahudin, maju sebagai Calon Bupati Lamongan pada Pilkada Lamongan 2020 mendatang.

Kesepakatan itu dicapai dalam konsolidasi koalisi partai yang digelar gedung KORPRI Lamongan, Rabu (22/1), meski hal itu belum final lantaran belum ada satupun rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Ketua DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur optimis DPP PKB juga akan memberikan tiket kepada Sholahudin.

Bahkan ketiga partai tersebut telah menggelar konsolidasi koalisi partai sebagai wujud keseriusan mereka dalam mendukung Sholahudin, meskipun belum ada satupun rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang turun.

“Masalah rekomendasi saya katakan insya allah dari DPP PKB turun ke pak Sholahudin, 100 persen,” ujarnya.

Dirinya juga menjamin rekom tersebut akan segera turun dalam waktu dekat. Dengan kata lain, menurutnya rekom DPP PKB tidak mungkin jatuh pada kandidat lain.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC PDI Perjuangan, Sa’im. Dirinya yakin DPP PDI Perjuangan juga siap memberikan dukungan untuk Sholahudin.

“Untuk siapa Calon Bupatinya, pak Sholahudin juga daftar ke PDI Perjuangan, maka tidak salah kalau kita memberi satu keyakinan terhadap DPP partai, bahwa melihat koalisi bertiga ini, pasti PDI Perjuangan tidak jauh dari yang saya sampaikan. Pokoknya kalau tidak ada bencana politik, maka PDI Perjuangan tidak akan jauh dari hari ini,” kata Sa’im.

Sementara itu, Sholahudin juga tak kalah optimistis bahwa rekomendasi akan jatuh ketangannya. Bahkan pria yang akrab disapa Kaji Sholah tersebut mengaku telah mendapatkan surat tugas dari DPP PKB kepada saya untuk mencalonkan bupati.

“Sudahlah, kalau rekom, percayalah saya, saya ini orang nasional sekarang, dan saya ini kan orang Jakarta hari ini, bukan orang Lamongan, komunikasi politik semuanya berjalan. PKB kan mengusulkan hanya satu nama untuk fit and proper test di DPP, atau Ujian Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Lha masak ada nama lain, gak melu ujian tapi lulus, kan nggak masuk akal,” ucap Sholahudin, usai konsolidasi koalisi partai PKB, Gerindra dan PDI Perjuangan untuk Pilkada Lamongan 2020. (q cox, wid)

Reply