Jatim RayaOlahragaPemerintahan

Porprov VIII Jatim 2023, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Jaga Sportivitas dan Fairplay

154
×

Porprov VIII Jatim 2023, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Jaga Sportivitas dan Fairplay

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melakukan kick off maskot dan logo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur Tahun 2023 di Gedung Grahadi, Sabtu (2/9/2023).

Kick off Porprov VIII Jatim tahun 2023 ini ditandai dengan penekanan tombol scaning tab oleh Gubernur Khofifah dengan didampingi Bupati Sidoarjo dan Bupati Mojokerto sebagai perwakilan kepala daerah tuan rumah, kemudian Ketua KONI Jatim, Ketua PB Porprov VIII serta Sekdaprov Jatim dan Kadispora Prov. Jatim.

Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah memberikan pesan khusus agar seluruh peserta mengedepankan sportivitas dan fairplay serta seluruh atlet menampilkan kemampuan sebaik mungkin dalam mendulang prestasi. “Sportivitas itu ruh dari sebuah kompetisi, maka sportivitas artinya bahwa semua harus fairplay,” katanya.

Ia menerangkan bahwa sportivitas dan fairplay akan menjadi referensi objektivitas dalam Porprov VIII kali ini. Ia juga menyebut bahwa objektivitas dan soliditas harus diupayakan bersama. Karena ketika ketiga aspek tersebut menjadi dasar diperolehnya prestasi di Porprov.

“Kalau yang terbangun adalah semangat objektivitas, soliditas dan.sportivitas diantara seluruh atlet seluruh tim pelatih dan tim official saya rasa ini akan menjadi Porprov yang bisa menjadi top referal dari seluruh Pekan Olahraga Provinsi di Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut ada lima maskot Porprov VIII Jatim 2023 yang dikenalkan dalam acara kick off ini. Yang pertama yaitu Si Beki yang merupakan ayam bekisar maskot dari Pemprov Jatim, kemudian Si Udeng simbol udang dan bandeng yang adalah maskot dari Sidoarjo, Si Jatu burung Garuda Jatayu maskot dari Jombang, Cak Condro kucing tiga warna maskot dari Kota Mojokerto dan Si Mada Gajah tunggangan pasukan Majapahit dari Kab Mojokerto.

Gubernur Khofifah menyampaikan kelima maskot Porprov VIII 2023 ini memiliki filosofi masing-masing dan merepresentasikan semangat, ketangguhan, dan kekuatan para atlet dalam berlaga.

“Semua memberikan perlambangan semangat dan objektivitas kita ketangguhan kita kekuatan kita dan saya berharap bahwa Porprov 8 ini akan menjadi bagian dari penguatan ruh bangunan soliditas solidaritas diantara seluruh atlet pelatih dan official,” katanya.

Selain maskot, yang juga diluncurkan siang ini juga adalah logo Porprov VIII Jawa Timur 2023. Logo Porprov tahun ini terdiri dari simbol tiga lingkaran, dua insan muda dinamis, dan gelora. Simbol tiga lingkaran ini memiliki makna prestasi, sportivitas, solidaritas, serta semangat kesatupaduan untuk mengembangkan olahraga.

Sementara, simbol dua insan muda dinamis diartikan sebagai gambaran nilai-nilai semangat dan optimisme dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2023. Kemudian simbol gelora yang menggambarkan semarak bersatu dalam persaingan kompetitif. Logo ini mengolaborasikan warna hijau, oranye, biru, kuning, merah, dan ungu. Warna hijau mewakili elemen alam, warna oranye mewakili matahari, dan warna biru mewakili langit.

Selanjutnya, warna kuning melambangkan kegembiraan dan keceriaan. Warna merah sedikit muda mewakili semangat yang membara, diikuti warna ungu yang mewakili kebijaksanaan, Kesetiaan, dan kebanggaan. “Bahwa tidak sekedar logo dan tidak sekedar maskot ada ruh yang dilahirkan dari logo dan maskot, ada warna yang memberikan makna dari logo dan maskot,” terangnya.

Gubernur Khofifah berharap penyelenggaraan Porprov tahun ini bisa menjadi kekuatan yang bisa mendorong produktivitas di masing-masing daerah. Oleh sebab itu Ia meminta gelaran ini bisa menjadi wadah yang membawa angin segar bagi pelaku UMKM dan wadah mempromosikan wisata di daerah tuan rumah.
“Saya meminta ada produk UMKM di masing-masing titik terutama di venue yang bisa diakses oleh masyarakat pastikan bahwa itu terukur. Kedua tempat-tempat wisata di tiap daerah bisa dikunjungi baik para atlet, pelatih, official, keluarga atlet maupun penonton. Yang dari Jawa Timur pun belum tentu mengenali wisata luar biasa yang ada di Kabupaten dan kota Mojokerto, Kab. Sidoarjo ataupun Kab. Jombang,” imbuhnya.

Di akhir ia juga berharap agar gelaran Porprov tahun ini bisa berjalan aman, lancar, sukses dan bisa mencetak rekor-rekor nasional bahkan internasional.

Sementara itu Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil melaporkan jumlah atlet yang ikut sebanyak 13.008 atlet dengan jumlah official sebanyak 4.720. Dan mempertandingkan 54 Cabang olahraga. “Jadi kalau di total itu 17.728 yang nanti hadir di 4 daerah yang menjado tuan rumah Porprov VIII Jatim Tahun 2023,” katanya.

Selain itu, warga Jatim patut bergembira bahwa saat ini kegiatan Porprov Jatim telah diubah dari yang semula empat tahunan, menjadi ajang dua tahunan. Hal Itu sangat bermanfaat sekali untuk atlet-atlet karena ada percepatan prestasi.

“Kalau dulu 4 tahunan itu satu kali ikut Porprov biasanya sudah selesai di faktor usia dan harus beraktivitas di tempat lain. Tapi kalau 2 tahun ini kita yang dimudahkan untuk merekrut dan mempromosikan atlet-atlet,” katanya.

Lebih lanjut, pemangkasan ini juga menjadi potret untuk mengidentifikasi dan menyeleksi atlet-atlet dalam persiapan PON empat tahun ke depan. Usai dilakukan launching hari ini akan dilanjutkan sederet agenda selanjutnya. Seperti Tanggal 4 September akan dimulai pengambilan kirab api untuk dibawa ke-4 kabupaten kota.

Mewakili Host Porprov Jatim VIII 2023 Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan terima kasih atas kepercayaan kepada kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu tuan rumah 22 Cabor yang dipertandingkan pada Porprov VIII tahun 2023. Ia juga menekankan pentingnya kejujuran dalam pelaksanaan Porprov VIII Jatim.

“Terima kasih sebesar-besarnya Kabupaten Sidoarjo sudah diberikan amanah untuk menjadi tuan rumah ajang Porprov kali ini, saya yakin Porprov kali ini berlangsung dengan baik dengan sportivitasnya tinggi. Kemenangan itu nomor sekian, persaudaraan dan persatuan itu menjadi salah satu tujuan,” ucapnya

Sementara itu Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan, mewakili masyarakat Kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan untuk menjadi salah satu dari tuan rumah Porprov VIII tahun 2023 sekaligus bisa menjadi tuan rumah untuk penutupan.

Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto sudah menyiapkan 10 venue untuk 14 cabang olahraga dan terus berkoordinasi dengan KONI Provinsi Jawa Timur agar hasilnya maksimal. “Kami berusaha atas kesempatan dan kepercayaan ini untuk bisa menampilkan yang sebaik-baiknya,” katanya.

Kesempatan tersebut juga dimeriahkan dengan sport show atau pertunjukan olahraga oleh 36 atlet degan 5 cabang olahraga yaitu Wushu, Senam Ritmik, Taekwondo, Karate dan Pencak Silat. Tak hanya itu, di acara tersebut juga dilakukan peragaan kelima maskot Porprov Jatim VIII 2023.

Di kesempatan yang sama, juga dilakukan Penyerahan Penghargaan Pemenang Sayembara Logo Porprov VIII Jatim oleh Gubernur Jawa Timur di dampingi Kadispora Prov. Jatim. Penghargaan tersebut diberikan kepada M. Taufik Hidayat peraih juara I asal Pasuruan, As’ad Ahmad peraih juara II asal Lamongan, dan Eric Caskarino peraih juara III asal Malang. (q cok, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *