Promo dan Kompag dari Gofood, Andalan Pengusaha Kuliner dalam Pengembangan dan Pemasaran Produk

SURABAYA (Suarapubliknews) – Penjualan via daring dengan mengandalkan aplikasi menjadi pilihan utama para seller selama pandemic Covid 19 yang tak kunjung usai di Indonesia. Terlebih para pelaku usaha kuliner, terdampak pembatasan kegiatan sosial masyarakat yang dicanangkan pemerintah untuk mengurangi penyebaran penyakit ini.

Owner Sugar in Spice Kitchen  Firza Tuzzahra mengatakan dengan adanya aplikasi penualan online sangat membantu dalam memperkenalkan produknya, terlebih dikarenakan produknya terbilang cukup unik yakni middle east food dessert.

“Aplikasi seperti Gofood sangat membantu, aplikasi yang simple, mudah dipergunakan membuat masyarakat memiliki keinginan untuk mencoba produk saya. Apalagi ditambah dengan adanya promo membuat customer semakin penasaran untuk mencoba,” katanya.

Salah satu promo yang menurut ibu satu anak ini sangat membatu adalah mega diskon kilat dimana banyak macam dan disubsidi oleh aplikator dalam hal ini Gojek (GoFood). “Saya sangat terbantu dalam memperluas segmentasi pelanggan,” lanjut Firza.

Sugar in Spice Kitchen yang dimulai dari usaha rumahan ini akhirnya memberanikan diri membuka outlet dikarenakan banyaknya permintaan pelanggan agar bisa makan ditempat. “Fokus utama saya memang penjualan online tapi karena banyak yang minta, insyaallah bulan depan  Sugar in Spice Kitchen by Firza buka outlet di Surabaya,” terangnya.

Walaupun akan memiliki outlet yang bisa makan ditempat, Firza tetap berharap penjualan via aplikasi online khususnya Gofood tetap tinggi. “Saya berharap GoFood khususnya semakin variatif dalam memberikan promo dan tetap ada subsidi untuk kami agar kami tidak tercekik dengan potongan harga dan persaingan ketat antar UMKM,” tutupnya.

Keberadaan promo dan subsidi oleh GoFood juga dirasakan para founder produk Nasi Bolo asal Malang. Produk rice bowl milik empat mahasiswa universitas negeri di Malang ini merasa terbantu dengan adanya promo serta subsidi oleh pihak aplikator. “Produk kami baru berjalan beberapa bulan terakhir ini, namun melalui Gofood cepat dikenal masyarakat,” ungkap Kirana.

Selain itu menurut mahasiswa kedokteran gigi ini, keberadaan Kompag (Komunitas Partner GoFood) sangat membatu dalam pengembangan produk dan penjualan. “Seminar – seminar online yang diadakan Kompag membantu dalam kami pengembangan produk serta strategi penjualan,” lanjutnya.

Kompag yang merupakan pionir wadah komunitas UMKM kuliner di industri digital kini bertumbuh menjadi wadah terbesar yang diikuti oleh lebih dari 107 ribu UMKM kuliner dari 70 kota di Indonesia untuk menambah ilmu, berkolaborasi, dan berjejaring.

Berkat serangkaian program pelatihan dan kesempatan berjejaring KOMPAG, ratusan ribu UMKM kuliner berhasil meningkatkan keterampilan bisnis. Melanjutkan kesuksesannya, Kompag akan semakin fokus pada dua hal di tahun 2022 mendatang.

Pertama Mentorship & Pelatihan Tersegmentasi, dimana anggota Kompag yang dibagi berdasarkan kategori keaktifan bisa mengikuti sesi workshop rutin mingguan di Live NGOPI (Ngobrol Pintar) Workshop bersama Mentor GoFood dan mendapatkan program mentorship eksklusif.

Kedua, Kompag terus konsisten mendukung Peningkatan Skala Bisnis UMKM GoFood. Selain mengikuti pelatihan yang dipandu oleh mentor, para mitra UMKM kuliner juga bisa mendapatkan tips sukses mengelola bisnis secara mandiri lewat aplikasi GoBiz dan mengakses menu ‘BizTips’.

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, walaupun sudah berhasil pivot ke platform online, UMKM kuliner masih menghadapi tantangan dalam memastikan keberlanjutan bisnis.

“Kami mempelajari bahwa dukungan edukasi dan pengembangan kapasitas melalui Kompag penting dilakukan agar UMKM dapat meningkatkan keterampilan dan mampu bersaing di tengah kompetisi bisnis kuliner yang semakin ketat,” katanya.

Di GoFood, 43% UMKM yang bergabung menjadi mitra usaha merupakan pengusaha pemula2 dan sebanyak 250 ribu kuliner baru go online di GoFood pada masa pandemi 2020. Ini menjadi perhatian tersendiri bagi GoFood untuk dapat berperan aktif mendorong UMKM go online dan bertahan di tengah masa pandemi.

“Berkat kegigihan mitra UMKM serta dukungan GoFood, rata-rata pendapatan bulanan mitra UMKM kuliner yang bergabung di masa pandemi hingga kini (Q2 2020 – Q3 2021) meningkat hingga 7 kali lipat. Inilah yang terus memotivasi kami untuk berinovasi dan memperkuat wadah edukasi serta berjejaring, Kompag,” tutup Catherine. (q cox, tama dinie)

Reply