Rally Fondo, Ajang Kenalkan Kawasan Heritage di Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews) – Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Kniel dan RTC menggelar Rally Fondo, Minggu (27/11/2022). Event balap sepeda itu start dari Balai Kota Surabaya dan mengelilingi sejumlah bangunan heritage hingga finish kembali di Balai Kota Surabaya.

Dalam event ini, panitia juga melibatkan sejumlah UMKM Surabaya, baik dari kuliner, fashion dan handycraf. Sejak pagi, mereka terlihat menata barang-barangnya sembari melayani para pembeli.

Pada kesempatan itu, Staf Ahli Wali Kota Surabaya, Afghani Wardana, yang menggantikan Wali Kota Eri Cahyadi karena berhalangan mengaku event ini sangat luar biasa. Pasalnya, selain pesertanya sekitar 300 dari luar Surabaya dan luar Jawa Timur, event ini juga melibatkan UMKM Surabaya.

“Jadi, ini menjadi ajang untuk menumbuhkan kembali semangat berolahraga sekaligus mendorong UMKM Surabaya untuk terus bergerak, sehingga perekonomian Surabaya ikut bergerak,” kata Afghani dalam sambutannya mewakili Wali Kota Eri.

Ia juga menegaskan bahwa Wali Kota Surabaya bersama jajaran Pemkot Surabaya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Bahkan, ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di Kota Pahlawan. “Tapi jangan sampai lupa, teman-teman UMKM ini juga difasilitasi dalam setiap acara tersebut, sehingga perekonomian Surabaya bisa kembali tumbuh dan terus merangkak naik,” tegasnya.

Selain itu, ia juga berharap para peserta yang berasal dari luar Surabaya dan luar Jawa Timur bisa mengetahui tempat-tempat heritage di Kota Pahlawan, bisa mengingat Surabaya sebagai kota yang maju dan bisa menyejahterakan warganya.

“Dan yang paling penting juga bagaimana kita bersama-sama bergotong-royong untuk membangun Surabaya lebih baik lagi ke depannya agar warga lebih sejahtera melalui event-event olahraga semacam ini,” ujarnya.

Sementara itu, Founder RTC Andre Julius Lamahayu yang memotori event tersebut meminta kepada seluruh peserta untuk tetap berhati-hati di jalan dan harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Bahkan, ia juga meminta untuk saling menjaga temannya selama berada di perjalanan.

“Mari kita jadikan acara ini untuk bersenang-senang, bukan untuk berlomba semata,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam event ini ada tiga kelas, ada kelas 100 KM, kelas 50 KM, dan kelas VIP 27 KM. Adapun rute yang 100 KM, start dari Balai Kota Surabaya-Gubeng Pojok-Jalan Pemuda-Jalan Panglima Sudirman-Urip Sumoharjo-Jalan Raya Darmo-Ahmad Yani-putar di Bundaran Waru-Frontage Road Ahmad Yani-Jalan Raya Darmo-Jalan Setail-Ciliwung-Adityawarman-Mayjend Sungkono-HR Muhammad-Bunderan Unesa-balik ke HR Muhammad-Indragiri-Jalan Diponegoro-Kedungdoro.

Lalu berlanjut ke arah bubutan-Indrapura-Perak Barat-Pasar Besar-Peneleh-Genteng Kali-Undaan Kulon-Bunguran-Slompretan-Kembangjepun-Kapasan-Kenjeran-Kedungcowek-Kedungcowek-Kenjeran-Wiratno-Abdullatif-Jalan Raya Pantailama-Jembatan Suroboyo-Sukolilo Larangan-Kenjeran-Merr- Bunderan ITS-Raya Kertajaya Indah-Ir Soekarno-Kenjeran-Kapasari-Kusuma Bangsa-Stasiun Gubeng-Jalan Pemuda-Simpang Dukuh-Gubernur Suryo-Panglima Sudirman-Basuki Rahmat (via Karapansapi)-Gubernur Suryo-Yossudarso-Ketabangkali-Wuni-Wali Kota Mustajab-Finish Balai kota.

Kemudian rute kelas 50 km, start Balai Kota Surabaya-Gubeng Pojok-Pemuda-Panglima Sudirman- Embong Malang-Blauran-Bubutan-Indrapura-Perak Barat-Perak Timur-Rajawali-Veteran-Pasar Besar-Peneleh-Gemblongan-Gentengkali-Undaankulon-Bunguran-Waspada-Coklat-Slompretan-Gula-Coklat-Kembangjepun-Kapasan-Kenjeran-Wiratno-Abdullatif-Raya Pantai Lama-Jembatan Suroboyo-Sukolilo Larangan-Kenjeran-Merr-Jalan Raya Kertajaya Indah-Bunderan Its-Jalan Raya Kerta Jaya-Manyar Kertoarjo-Sulawesi-Raya Gubeng-Sumatera-Pemuda-Yossudarso-Ketabang Kali-Jembatan Mustajab-Simpang Dukuh-Gubernur Suryo-Yossudarso-Balai Kota Surabaya.

Selanjutnya, kelas VVIP 27 km yaitu, start Balai Kota Surabaya-Gubeng Pojok-Pemuda-Panglima Sudirman-Baruki Rahmat-Embong Malang-Blauran-Bubutan-Indrapura-Rajawali-Veteran-Pasar Besar-Peneleh-Gemblongan-Genteng Kali-Undaan Kulon-Bunguran-Waspada-Coklat-Slompretan-Gula-Coklat-Kembang Jepun-Dukuh-Kh Mas Mansyur-Bundaran Taman Ampel-Sultan Iskandar Muda-Sidorame-Sidotopolor-Simokerto-Kapasari-Kusumabangsa-Stasiungubeng-Pemuda-Yossudarso-Ketabang Kali-Jembatan Mustajab-Simpang Dukuh-Gubernur Suryo-Yossudarso-Balai Kota Surabaya.

“Selama rute, ada sejumlah cek point yang harus dilakukan oleh para peserta. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan event ini sukses. Terimakasih Pak Wali Kota dan jajaran Pemkot Surabaya,” pungkasnya. (*)

Reply