Raup Dukungan PK dan Pengurus, Arif Fathoni jadi Calon Kuat Ketua DPD II Golkar Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews) – Acara konsolidasi Pra-Musda X DPD Golkar Surabaya, nama Arif Fathoni muncul sebagai satu-satunya calon sebagai Ketua DPD II Golkar Surabaya 2020-2025.

Sepertinya, Arif Fathoni akan mampu mendapatkan suara mutlak dalam kontestasi, karena acara konsolidasi dihadiri oleh 31 Pengurus Kecamatan (PK) se Surabaya.

Hadir pula Ketua DPD II Golkar Surabaya periode 2015-2020 Blegur Prijanggono dan para legislator DPRD Surabaya dari Fraksi Golkar.

Dalam sambutannya, Blegur mengatakan jika Arif Fathoni adalah sosok muda yang fisioner, cerdas dengan pemikiran yang bagus.

“Pernyataan resmi dari Arif Fathoni untuk maju membuat saya semakin yakin sudah selesai. Tingggal akadnya aja. Karena sampai saat ini yang mau maju hanya dia (Arif Fathoni),” ucap Ketua DPD II PG Surabaya periode 2015-2020 ini. Selasa (7/07/2020) malam.

Mewakili anggota legislator yang hadir, Agung Prasodjo Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya dengan lantang menyatakan dukungannya, karena sangat mengenal sepak terjangnya selama menjadi anggota dewan.

“Saya kenal mas toni, dan saya mendukung. Kenapa? Ini orang ini istimewa. Di usianya yang masih muda, bukan mas Toni yang butuh Golkar, tapi Golkar yang butuh mas Toni. Yang membuat saya tercengang itu visionernya. Insyaallah teman tema PK mendukung semua. Kalau perlu sampai pemilihan wali kota besok harus kita dukung,” tandasnya.

Mendaoat respon yang baik dari PK dan jajaran pengurus Surabaya dan Jatim, Arif Fathoni hanya memohon restu sekaligus dukungan di pemilihan Ketua saat Musda yang diperkirakan bakal digelar pada 12 Juli 2020.

“Saya mengikrarkan diri meminta restu maju dalam musda Golkar Surabaya. Saya meyakini keberhasilan Golkar mendatang, di samping kerja keras juga hasil torehan tinta wartawan,” terangnya.

Bakal calon Wawali di Pilkada Surabaya 2020 ini juga berharap bisa meneruskan tinta emas yang sudah ditorehkan Blegur Prijanggono.

“Itu tidak mudah tapi kita yakin bisa,” optimisnya.

Dukungan riil juga muncul di akhir acara, karena Meijoyo selaku Ketua PK Wiyung meminta waktu untuk menyampaikan surat remi dukungannya bersama Ketua PK lainnya.

“Saya sepakat untk mendukung mas Toni. Mohon tidak ada dusta di antara mita nantinya. Tidak ada lain yang kita dukung selain mas toni. Termasuk jika terpilih menjadi pendamping MA di Pilwali Surabaya,” pungkasnya sembari menyerahkan surat resmi dukungannya. (q cox)

Reply