Saling Tabrak (Adu Jangkrik), Dua Pemuda Pengendara R2 di Jember Tewas Seketika

JEMBER (Suarapubliknews) – Pada Minggu (16/6/2019) dini hari sekira pukul 01.00 WIB, dua pemuda pengendara sepeda motor (R2) meregang nyawa di lokasi, karena terlibat kecelakaan tabrakan asling berhadapan (berlawanan arah) yang lazim dengan sebutan ‘Adu Jangkrik’

Insiden naas yang merenggut nyawa Aris (19) warga Dusun Jeni Desa Kepanjen dan Alek (20) warga Dusun Sumbersari Desa Kepanjen ini terjadi di jalanan Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember tepatnya di jalan Dusun Sumbersari.

Aris meninggal dunia saat itu juga dengan kondisi kepala pecah, wajah terluka parah dan patah pada kaki. Sedangkan korban tewas bernama Alek mengalami patah pada tangan, kepala robek dan wajah hancur.

Menurut kesakasian warga setempat, kondisi Aris masih terlihat bernafas dan sempat dilarikan ke terdekat, namun naas, ditengah jalan nyawa Alek tidak bisa tertolong lagi.

Menurut beberapa sumber dan saksi, salahsatunya bernama Juhari (45), menuturkan jika sebelumnya korban Aris dan Alek berada di warungnya sekitar pukul 10 malam bersama temannya yang lain sambil ngobrol dan bermain HP.

“Sekitat pukul 11, Alek dan Aris bersama teman lainnya keluar untuk melihat hiburan jaranan, kemudian sekitar pukul 12 mereka semua kembali ke sini lagi, tidak lama Alek di sini, dia pamit pulang kerumahnya,” ungkap Juhari.

Sepeninggal Alek pulang, Lanjut Juhari, datanglah Aris untuk makan di warungnya, usai makan Aris pulang hingga tak lama kemudian terdengar kabar jika mereka berdua kecelakaan di timur rumahnya.

“Mendengar kabar tersebut saya dan warga sekitar langsung menuju kelokasi, ternyata benar, mereka berdua terlihat sudah dalam keadaan terkapar tidak bergerak di tengah jalan bersama dua kendaraan yang di bawa tabrakan,” ceritanya.

Juhari mengatakan, satu jam kemudian petugas kepolisian sektor Gumukmas mendatangi TKP untuk menyelidiki kasus insiden tabrakan lawan arah dan jasad Aris saat itu juga langsung di bawa ke rumah duka untuk di kebumikan.

“Waktu kejadian tidak ada orang, karena jam segitu jalanan sepi semua warga sudah tidur, tahunya ada bunyi suara keras, …braak, semua langsung keluar,k emungkinan Alek kembali lagi berbalik arah kesini, karena hendak mengambil jaketnya yang memang tertinggal di warung,” lanjut Juhari. (q cox, Thr)

Reply