BisnisJatim Raya

Sambut Hari Jamu Nasional, jamu Iboe Hadirkan “Gatijamu” Sebagai Inovasi Minuman Berbasis Tradisi

135
×

Sambut Hari Jamu Nasional, jamu Iboe Hadirkan “Gatijamu” Sebagai Inovasi Minuman Berbasis Tradisi

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – Untuk menggaet pasar Gen Z, inovasi jamu bisa melibatkan penawaran produk yang lebih modern dan sesuai dengan gaya hidup mereka.

Misalnya, menciptakan varian rasa yang unik dan menarik, menggunakan kemasan yang ramah lingkungan, dan memanfaatkan platform media sosial untuk memperkenalkan produk tersebut dengan konten yang kreatif dan relevan.

Hal ini yang terus dikembangkan oleh PT Jamu Iboe Jaya, sebuah perusahaan yang telah malang melintang dalam industri jamu Indonesia selama puluhan tahun.

CEO & Owner PT Jamu IBOE Jaya, Stephen Walla, menjelaskan menyambut Hari Jamu Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2024, pihaknya membuat terobosan baru dengan kehadiran “Gatijamu”. “Gatijamu” bukan sekadar produk baru, namun sebuah penghormatan atas kekayaan tradisi jamu Indonesia yang telah menjadi bagian integral dari budaya masyarakat.

“GATIJAMU (Jaga Hati, Jaga Imun). Arti kata Gati dalam Bahasa jawa adalah perhatian atau memperhatikan. Jadi Gatijamu bisa diartikan perhatian kita terhadap jamu atau bisa juga berarti memperhatikan Kesehatan dengan jamu. Di balik setiap tetes “Gatijamu”, tersimpan ratusan tahun pengetahuan dan kearifan lokal yang turun-temurun,” jelasnya.

Mixology Jamu Iboe Dwi Indra Bakti, seorang , mengungkapkan bahwa komposisi “Gatijamu” meliputi temulawak, lemon, susu fermentasi, teh hitam, dan porang. Kombinasi ini tidak hanya memberikan rasa yang nikmat, tetapi juga telah terbukti secara ilmiah dapat menjaga imunitas tubuh dan kesehatan pencernaan.

“Inspirasi penggunaan porang datang dari kebutuhan akan opsi yang ramah diet, menggantikan karbohidrat serta menurunkan gula darah,” terangnya.

Public Relation Jamu Iboe, Ekka Puji Cristiani, menyatakan kegembiraannya dalam memperkenalkan “Gatijamu” kepada masyarakat, khususnya generasi muda. “Anak muda kini lebih mengenal jamu, dan menjadikan jamu sebagai konsumsi utama yang bisa diminum setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh mereka,” ujarnya.

Dalam era di mana kesehatan dan keberlanjutan menjadi perhatian utama, “Gatijamu” muncul sebagai jawaban atas kebutuhan akan solusi kesehatan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Respon awal terhadap peluncuran “Gatijamu” sangat positif, menandakan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap inovasi-inovasi sehat yang mengusung kearifan lokal. (q cox, Tama Dinie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *