Sebut Proyek di UINSA Tanpa IMB, Arif Fathoni: Rektor Harus Tegur Keras PT.Adhi Karya

SURABAYA (Suarapubliknews) – Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni mengaku mendapatkan info dari dinas terkait, jika ternyata IMB proyek pembangunan di UINSA Surabaya belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

“Sebagai BUMN kan harusnya tahu aturan. Jangan karena BUMN lantas bisa seenaknya. Nanti kalau ditiru oleh pihak kontraktor yang lain bagaimana?,” ucap Toni sapaan akrab Arif Fathoni. Rabu (20/05/2020).

Oleh karenanya, Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya ini meminta pihak UINSA agar memberikan teguran keras terhadap kontraktor. Karena bangunan yang dikerjakan adalah gedung dari UINSA.

“Pak Rektor harus memberikan teguran keras. Bagaimana pun juga ini turut membuat citra institusi kampus UINSA yang selama ini mencetak cendikiawan muslim bisa tercederai,” tandasnya.

Terkait inisden jebolnya pipa milik PDAM, Toni kembali mengatakan jika peristiwa ini membuat susah sebagian besar masyarakat di Kota Surabaya. Karena aliran air tidak lagi lancar dan mati.

“Dampak yang ditimbulkan masyarakat dirugikan. Tapi masyarakat dapat apa? Sama sekali tidak ada kompensasinya,” tegas Toni.

Di akhir paparannya, Toni menambahkan jika dirinya juga mendapatkan info dari Pemkot Surabaya soal telah terbitnya surat teguran pemberhentian aktifitas proyek di UINSA pada 14 Mei 2020, karena proses pengajuan IMB belum selesai. (q cox)

Reply