Secret Garden Online Fashion Showcase, Fashion Show Perdana di New Normal

SURABAYA (Suarapubliknews) – Dunia Fashion, salah satu yang terdampak dengan adanya pademi Covid 19. Tak terhitung berapa banyak pagelaran fashion show dunia yang dibatalkan. Mengobati kerinduan masyarakat pecinta fashion khususnya di Surabaya, sekaligus bukti kesiapan masyarakat fashion menjelang era new normal sebuah Fashion Showcase dihelat secara daring.

Inisiator Secret Garden Online Fashion Showcase, Embran Nawawi mengatakan Online Fashion Showcase dibuat untuk menjawab banyak hal setelah pandemi Covid-19 menerpa masyarakat. Sekaligus sebagai bukti bahwa industry fashion, modeling, serta event organizer membuktikan siap memasuki new normal dunia fashion.

“Secret Garden ialah sebuah metafora pengejawantahan atas kehati-hatian masyarakat dalam peradaban new normal. Layaknya sebuah aktifitas fashion di dalam sebuah taman tersembunyi, dengan reason bahwa semua yang hadir serta beraktivitas di dalamnya tidak ingin menjadi perantara atau penghantar penyebaran Covid-19,” katanya.

Meski tanpa penonton, Secret Garden Online Showcase ini dibuat layaknya perhelatan fashion show, dengan kehadiran panggung dan melibatkan sejumlah desainer, dan model profesional. Mulai dari make up artist, model, kru semua bermasker.

“Pagelaran fashion show ini dibuat secara sungguh-sungguh, ada model, make up, outfits, panggung, musik, lighting dan crew lainnya. Meskipun jumlahnya tak sebanyak fashion show biasanya. Tatanan baru,   protokol kesehatan kita terapkan dalam perhelatan fashion show. Event ini ditampilkan secara langsung online dari Rock Hotel Surabaya melalui platform media sosial dan aplikasi meeting,” papar Embran.

Fashion showcase ini memperagakan 20 koleksi dari 3 designer. Designer dari Surabaya ialah Embran Nawawi, QIQO dari Mojokerto, serta Fiky Aisyah dari Bangkalan Madura. Ketiga designer ini menampilkan koleksi baju anak lengkap dengan maskernya. Berkolaborasi dengan Lasalle College Surabaya yang merupakan kampus design yang juga terkena dampak dari pandemi Covid-19.

“Mengapa koleksi baju anak?? Pada 1 Juni 2020 lalu ialah Hari Anak Internasional serta 23 Juli 2020 nanti ialah Hari Anak Nasional, yang mana anak ialah konsentrasi terbesar dalam pandemic ini untuk menyelamatkan masa depan dunia. Selain itu anak-anak ialah market fashion yang bertumbuh sesuai pertumbuhan fisik serta mental mereka, dengan demikian kami juga berkonsentrasi pada efek mata rantai tersebut,” tambahnya. (q cox, tama dinie)

Reply