Sekolahnya Disebut di Acara Pertemuan Kepsek se Surabaya, Ini Klarifikasi Kepsek SMP Dharma Wanita Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews) – Nurmawati S.Pd selaku kepala sekolah SMP Dharma Wanita Surabaya, mengaku keberatan jika sekolahnya disebut terlibat dalam acara pertemuan Kepsek se Surabaya SMP swasta se-Surabaya di Nur Pacific, Jl Adityawarman, Surabaya dengan Cawali Eri Cahyadi.

Baca: https://suarapubliknews.net/tak-ingin-ketimpangan-sekolah-negeri-dan-swasta-kian-lebar-ini-program-hebat-eri-cahyadi/

Oleh karenanya, atas nama jabatannya sebagai Kepala Sekolah (Kepsek), Nurmawati menyampaikan klarifikasi melalui media ini, bahwa dirinya tidak mengetahui keterlibatan salah satu stafnya (Guru) di acara tersebut.

“Kami ingin mengklarifikasi berita di atas, bahwasannya saya tidak memberikan perintah dan surat tugas kepada bpk. Galuh Sukarno untuk mengikuti kegiatan yang dilakukan di Rm. Nur Pasific jumat 9/10/20,” tulis Nurmawati via chat saat menghubungi redaksi media ini. Sabtu (10/10/2020)

Karena menurut dia, Sekolah SMP Dharma Wanita simbol Aparatur Negara. Selalu netral dan berimbang. “Hanya mendukung pemerintah yang sah, yang telah terpilih dan berdaulat,” tambahnya.

Berita klarifikasi ini sebagai respon sekaligus hak jawab dari Nurmawati S.Pd selaku kepala sekolah SMP Dharma Wanita Surabaya, terkait keterlibatan guru Galuh Sukarno yang disebut menjadi perwakilan Sekolah SMP Dharma Wanita di acara pertemuan Kepsek se Surabaya SMP swasta se-Surabaya di Nur Pacific, Jl Adityawarman. (q cox)

Reply